Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Make up

on October 30, 2013

Hmm…mulai dari mana ya…begini, soal make up bagi muslimah. Allah menyukai keindahan dan Allah menyukai apabila hambaNya menunjukkan nikmatNya. Termasuk dalam hal berpenampilan. Well, pertama soal pakaian. Pernah suatu hari saya diajak ngobrol oleh teman saya yang notabene baru-baru ini berteman dengan orang yang berpenampilan seperti saya (pake rok terus, kerudung menutup dada dan bahu, dan pake kaos kaki)… dia bilang:

“Dik kamu ganti baju tiap hari kan? Kos kaki itu juga ganti tiap hari kan? Kamu tu nek pake baju mbok yang berwarna gitu lhoo kayak temen2 yang lain…”

(*padahal menurut saya baju saya sdh cukup warna-warni, pink, oranye, hijau, biru, tapi emang warna2 kalem gitu sih hehe)

Lalu saya jawab:
“He lah…ya ganti tiap hari lah, kalo perlu 2x sehari kalo banyak aktivitas…nek soal warna emang aku gak suka warna2 ngejreng. Emang kenapa to?”

Lalu dia pun bilang lagi:
“Di kampusku dulu banyak mbak2 berpenampilan kayak kamu gini, tapi kesannya gak bersih gitu lho…aku jadi risih”

Saya pun bertanya:
“Lha nek aku kayak gitu juga gak selama ini?”

Jawabnya:
“Gak sih, tapi ya siapa tau…pokoknya kamu jangan kayak mbak2 itu ya…gapapa penampilan aneh gitu tapi yang bersih, rapi, sing nyawang juga kepenak.”

Saya:
(Legaaaa… amaaaan… tapi miris juga *emang situ dari kampus mana?)

—–

Well, tampil sederhana memang baik, tapi sederhananya jgn disederhanakan lagi dong. Tetap dijaga kebersihannya, kerapihannya. Masak yo muslimah pakaiannya bau, gak disetrika pula. Kalaupun banyak aktivitas dikampus, bukan alasan untuk menomorsekiankan penampilan. Karena…orang2 pertama melihat appearance kita. Gimana mau simpati pada kegiatan2 islami (baca:dakwah) kalo dilihat dari jauh saja sudah gak banget (penampilannya).

Tapi…tapi…Allah juga tidak suka yang berlebihan. Nah…untuk itu gak perlu juga jor2an untuk ganti penampilan atau make up. Cukup sering bersihin muka (minimal). Gak perlu pake bedak tebel (sekedarnya saja biar gak kelihatan kucel), eyeliner, eyeshadow, dan teman2nya (boleh ding, kalo didepan suami tpi ya.. 🙂 )… Sederhana saja, yang penting bersih dan pantas. Pantasnya ke kampus itu ya pake baju resmi, pakai sepatu, muka udah dicuci. Jangan pakai kaos oblong, sandal, muka polosan dan warna bajunya tabrak lari :). Pantasnya ke pengajian pagi itu ya sudah mandi dan berpakaian rapi… (pengalaman, saking paginya kadang ketahuan belum pada mandi hihi).

Cantiknya muslimah itu dari dalam (yang ini pasti sepakat). Kalau diluar…cukuplah muslimah berpenampilan pantas (pantasnya ke kampus, sama pantasnya ke walimahan beda lho yaaa hihi). Tapi nanti kalau sudah bersuami, boleh deh centil2 dan dandan2 sesuka hati, secantik mungkin :). Karena sejatinya kecantikan fisik bukan untuk ditunjuk2kan dan dibangga2kan apalagi di depan yang bukan mahram. Cukuplah kecantikan hati yang hakiki. Tapi tampilan fisik juga harus tetap diperhatikan ya… 🙂 jangan sampai orang2 jadi ilfeel duluan pas ngelihat kita 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: