Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Ketika Mimpi Berganti

on October 23, 2013

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman mengirim sms begini:

“Atin,, entah knp akhr2 ini ak ga brmimpi mjelajah dunia lg.. Bnyk yg berubah, soal keinginan, harapan2. Ak cm pgn ‘hdup damai’ brsm teman hdup yg setia..”

Well, saya hanya tersenyum. Manusiawi. Sangat manusiawi. Pun sejak beberapa bulan yang lalu saya juga merasakan hal yang sama, ketika ibu menasehati saya, ketika takdir membuat saya harus berpikir kembali tentang mimpi2. Waktu itu, saya ngotot mau berangkat ke Jepang, tapi ibu melarang saya dan mengatakan: “cukup mimpikan mekah dan madinah”… ibu ingin mengatakan bahwa kalau saya mengejar mimpi-mimpi menjelajah dunia maka saya tidak akan pernah puas. Saya akan terus mengejarnya dan mengesampingkan yang lain..

Ya, di usia saya sekarang, 22 my age, ibu mulai sering menasehati saya tentang hidup, ibu saya yg sederhana dgn mimpinya yg sederhana. Ibu sy bangga kalau saya bisa melanglangbuana, sangat bangga sampai diceritakan ke siapa saja. Tapi ibu saya lebih bangga ketika saya bisa menjalani hidup sebagaimana mestinya (baca: bekerja wajar, berkecukupan, mengurus keluarga, aktivitas sosial, dan beragama…termasuk naik haji, ibu dan bapak saya sangat mendorong kami anak2nya utk bisa naik haji, insyaAllah aamiin..).

Benar, tidak ada mimpi yg terlalu tinggi. Dan bagi saya tidak ada mimpi yang terlalu sederhana. Mimpi itu urusan masing2 orang. Sejak beberapa waktu yang lalu, mimpi saya berganti…bukan lagi tentang menjelajah dunia. Mimpi saya sederhana, menjadi guru, menjadi istri, menjadi ibu… yang baik, cerdas, profesional. Nampaknya sangat sederhana, tapi setelah saya pikir lagi… luar biasa, kalau bisa menjalani ketiga peran itu dengan baik… saya seolah memiliki dunia, bahkan mungkin  semesta.. 🙂 semoga Allah memperkenankan saya menggapai mimpi itu.. aaminn..

Tapi…

Bukan berarti mimpi saya menyapa dunia hilang begitu saja, bukan begitu. Mimpi saya hanya berganti.. mimpi tentang menjelajah dunia tetap ada. Bukankah 1+1 itu 2, jadi kalau mimpi 2 orang disatukan akan terwujud mimpi yg lebih tinggi, lebih hebat 🙂 bukan hanya dunia yang bisa dijelajahi, namun juga surgaNya.. insyaAllah..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: