Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

International Lecture Series #1

on October 22, 2013

image

Di UGM tidak susah menemukan agenda2 kuliah umum. Di FIB saja setiap minggu ada FIB weekly forum yg pengisinya dr dalam fakultas sampai dosen tamu internasional. Dan baru2 ini ada International Lecture Series “Asian Community and Its Development in Globalization”. Dan setiap prodi juga ada seminar2 baik nasional atau internasional.

Di seri pertama ini, kuliah umum diisi oleh profesor dr Korea (namanya susah, dan sudah lupa hehe). Satu yg saya catat, ternyata belajar bahas
a Indonesia itu tdk semudah yg dibayangkan #gak nyambung yah hehe.

Baik, ini sedikit yg saya catat dr materi yg beliau sampaikan.. (maaf kurang komprehensif, soalnya ditengah acara diajakin keluar ngadep wakil dekan #info tdk penting juga, hehe)

#Tidak ada kebenaran yg tidak berubah, satu2nya kebenaran.
Civilisasi pertama di asia lalu ke eropa. Stlh perang dunia, pindah k amerika. Stlh itu maju lg ke arah asia. Tapi dimana pusatnya? Diperkirakan itu adalah asia timur dan asia tenggara.
Asia mempunya kekuatan besar, budaya. Perang dingin berada dlm otak manusia, budaya di dalam hati.
Beberapa karakter orang asia nih:
Org korea suka membuat janji walo tdk ada waktu,tp mreka berusaha menepati janji.
Org jepang mreka luar biasa memenuhi janji..
Org jepang tdk mengejar 3 unsur sekaligus (gold glory gospel), tp org korea mengejar semuanya.
Orang jepang lbh mementingkan kehormatan dan masyarakat dibanding kekayaan.
Panggung politik di korea selalu penuh dgn kekacauan.
Orang jepang kalo bunuh diri terhormat, orang korea pilih terjun dr gedung *cuma contoh yg disampaikan prof.nya lho

# Dalam masa persaingan jepang dan china, korea dianggap tidak apa2.. padahal dalam waktu itu korea menjelma menjadi apa-apa.. korea mampu mendekatkan dan menjauhkan dua negara dan membangun hubungan dgn asia tenggara.
Pemerintah korea memegang kebijakan kebudayaan, tp sulit diwujudkan. Krn kebudayaan itu di dalam hati, jd sulit diwujudkan .
Tetapi pemerintah korea sgt menyadari bahwa budaya halyu sgt dimanfaatkan utk meningkatkan kekuatan nasional, meningkatkan harkat dan martabat bangsa.. dan menjadi alat ekspansi budaya.
Bedanya demokrasi Asia dgn demokrasi barat.
Cara melihat hak asasi manusia tidak sama. Barat mementingkan pribadi, timur umum. Anak presiden yg tdk ikut wajib militer, maka ayahnya tdk akan dipilih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: