Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Satu Cinta

on October 2, 2013

Terinspirasi dari blog sebelah:

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Yang mengerti lelahku, bersabar dengan kebimbanganku, dan menjadi pelipur kesedihanku.

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Yang melayani semua keperluanku dengan tanganmu sendiri. Yang dalam lelahmu masih saja mengkhawatirkan aku. Yang tak bisa terpejam hingga mendapatkan maafku bila kamu salah.

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Yang rela menahan sakit demi lahirnya anak-anak kita. Yang rela memakan makanan yang kamu benci demi memenuhi nutrisi yang ada dalam kandunganmu. Yang rela terjaga sepanjang untuk menjamin anak-anak kita aman. Yang juga masih mengurusku dengan sepenuh hati, ketika anak-anak kita mulai begitu rewelnya..

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Saat kutemui kamu sedang berdiri dalam shalatmu, saat kamu berdoa menengadah dalam teduh wajahmu, saat kamu sedang nikmat dalam sujud panjangmu, saat terlantun doa-doamu untukku dan anak-anak kita.. bacaan quranmu yang selalu menerangi rumah kita, semuanya membuat aku jatuh cinta setiap waktu..

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Yang ikhlas menjadi sayap untukku terbang tinggi. Yang menanggalkan mimpi2nya demi mencintaiku seutuhnya.

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Yang memuliakan ibuku dengan sangat baiknya, menjaga silaturahim dengan keluarga besarku dengan cerianya.

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Yang ikhlas menerima kekuranganku dan mengakui segala kekuranganmu, lalu bersabar dengannya. Yang menenangkan batinku ketika tak bersama, dan menyejukkan hatiku setiap bertatap denganmu.

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Yang selalu mengingatkan aku tentang kampung surga yang indah. Bersamamu segalanya tampak mudah dan masalah selalu bisa kita selesaikan dengan indah.

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Marahmu yang alami, cemberutmu yg membuatku frustasi, keinginanmu yang tinggi, emosimu yang meluap2, semangatmu yang tumpah ruah, namun disaat yang lain kamu menggelayut lelah, bersandar pasrah dalam bahuku, terisak di dadaku, memandangku dengan tatapan sayumu. Semua..membuatku tak sanggup jauh.

Dimana lagi akan kutemukan yang seperti dirimu. Genggaman tanganmu itu mengandung sejuta makna, menguatkan aku untuk berlari lebih kencang, juga membuatku menyerah dan menghambur padamu. Senyummu mengobati segala luka..

Tak akan pernah aku temukan lagi yang seperti dirimu, karena aku takkan pernah mencarinya. Bagiku, kamu adalah satu-satunya pemilik hati dan bahu ini, dan hanya bersamamu, ingin terus kugenggam tanganmu sampai kita menemuiNya, yang telah mempertemukan aku denganmu dan menyatukan kita..
___

Dan aku ingin menjadi ‘dirimu’ dalam cerita itu..untuk ‘aku’ yang kelak menemani langkah ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: