Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Ramadhan kali ini

on August 2, 2013

Ini adalah ramadhan pertama saya (dan semoga terakhir) sebagai mahasiswa ugm (doanya biar cepet lulus…). Ramadhan dikala liburan, sudah banyak agenda yang dirancang untuk membunuh si waktu luang, dari mulai targetan lingkaran cahaya, misi pribadi, sampai ngerjain proposal tesis… ternyata… alhamdulillah menjelang akhir ramadhan ini sebagain tercapai dan sebagian yang lain melongo di daftar antrian, mianhaeyo šŸ˜¦ tambah sedih karena ramadhan akan segera pergi. Obral pahala akan segera berakhir… rasanya ingin mengoptimalkan semuanya untuk ibadah, ibadah, dan ibadah. Tak tau pula apa yang akan terjadi di ramadhan tahun depan…semoga masih dapat bertemu kembali. Sebelum rutinitas penyesalan bulan syawal datang, belum terlambat untuk mengencangkan sabuk pengaman kembali..

Ramadhan kali ini berbeda, setelah bertahun2 akhirnya merasakan kembali ramadhan (hampir) full dirumah. Menjalani peran sebagai anak rumah tangga dan adik siaga. Ternyata menjadi ibu rumah tangga yang profesional itu tidak mudaaaah. Tidur paling akhir dan bangun paling awal. Harus berkali2 mondar-mandir dari satu kamar ke kamar yang lain, membangunkan untuk sahur. Jengkel. Tapi tidak marah, malah senang ketika masakan sahurnya habis tak bersisa. Lalu masih dengan kelegaan hati membersihkan piring2 kotor dan lain-lain saat yang lain kembali ke kamar menunggu subuh tiba. Saat yang lain bersiap berangkat bekerja, ibu rumah tangga kadang masih sibuk dengan sapunya. Kadang sudah rapih dan ikut menyiapkan ini itu. Sampai yang lain keluar rumah, ibu kembali ke kesibukannya, belanja, mencuci, menyetrika, sibuk dengan mesin jahitnya. Menjelang berbuka ramailah dapur. Hingga malam tiba, si ibu juga yang mematikan lampu-lampu rumah, tidur paling akhir. Saat yang lain masih lelap, si ibu bangun dan berdoa untuk orang2 yang dicintainya yang masih terlelap dalam mimpi masing2. Berdoa agar mimpi2 indah itu menjadi kenyataan yang mendamaikan.

Cerita lainnya adalah dirumah ada kakak yang sedang hamil. Ternyata bagi seseorang yang sedang hamil, bukan cuma suami yang harus siaga tapi seluruh keluarga, termasuk adiknya: siap antar jaga, hehe. Baik2 ya ponakan!

Ramadhan ini mengamati, belajar, dan mengambil banyak pelajaran, bukan dari buku atau televisi, melainkan dari rumahku, dari keluargaku sendiri šŸ™‚

Alhamdulillah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: