Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Jalan penuh berkah itu bernama pernikahan

on July 18, 2013

image

Sudahhhh…jangan ribut dulu ya! πŸ™‚ Islam sebagai agama yang sempurna telah mengatur semua sisi kehidupan manusia. Dari tidur sampai tidur lagi, dari lahir sampai nanti mati. Termasuk di dalamnya urusan menikah dan berkeluarga.

Soal menikah ini memegang peranan penting dalam hidup kita. Kenapa? Karena menikah adalah separuh agama, separuhnya lagi ketaatan kepada Allah. Setelah beberapa waktu belajar tentang pernikahan dalam islam, saya melihat memang menikah itu benar2 keren, *eh. Memutuskan untuk menikah dan memilih pasangan hidup itu sama sekali bukan urusan cinta antara ikhwan dan akhwat, tapi urusan cinta kepada Allah, urusan akidah. Bila pernikahan itu dilandasi akidah dan cinta kepada Allah, maka yakin deh Allah yang akan memberikan cinta dan rahmat yang tidak terduga. Seperti apa? Wah saya juga belum tau, nanti lah saya ceritakan insyallah kalau saya sudah menikah *aamiin.. Allah juga yang akan menjadikan orang yang menikah lebih kaya. Menikah itu melindungi dan membentengi diri kita dari hal2 buruk, maka penting untuk memilih pasangan yang tepat yang kita cenderung kepadanya (cenderung ya, belum cinta). Artinya kecenderungan ini didasari logika yang benar dan bukan dari nafsu sumbernya.. dengan menikah kita jadi punya sosok penentram jiwa *jadi ingat kisah rosul dan khadijah πŸ™‚

Dari pernikahan juga, kita akan melahirkan anak2 yang insyallah akan membumikan kalimat Allah nantinya, yang akan menjadi sumber pahala yang tak putus bagi kedua orang tuanya. Tapi, anak2 juga bisa membuat kita berdosa kalau tidak bisa mendidiknya dengan benar. Maka, sekali lagi memilih pasangan yang tepat itu penting sekali.

Apa saja yang dipertimbangkan? Yang terpenting adalah agamanya. Bisa juga pertimbangan ketampanan (kecantikan), kekayaan, dan nasab (keturunan). Tapi pilihlah oleh kita yang baik agamanya. Dengan begitu dia akan memperlakukan kita sesuai tuntunan Allah. Kalau milih yang baik agamanya lalu ternyata juga ganteng (cantik), pinter, dari keluara baik-baik, kaya itu bonus dari Allah. Harus banyak2 bersyukur pokoknya. Bagaimana caranya bersyukur? Dengan menjadi keluarga yang taat pada Allah.

Menikah di jalan dakwah. Indah sekali bukan? Ketika kita menikah dengan seseorang yang mempunyai kesamaan visi dan misi, saling menguatkan untuk berkontribusi dalam dakwah, saling mengingatkan bila salah atau khilaf, saling mendukung dalam ketaatan dan seterusnya dan seterusnya. Keluarga yang dibangun dengan landasan iman dan dijalankan dengan landasan iman pula (artinya dijalani sesuai dengan aturan Allah), kemana lagi larinya kalau bukan kepada sakinah, mawaddah, warahmah sampai ke jannah πŸ™‚

Untuk bisa begitu tentunya kita perlu ilmu bukan?darimana ilmunya? Bisa dari mana saja, termasuk membaca. Tidak ada salahnya sejak sekarang kita membaca buku2 tentang pernikahan, keluarga, tarbiyatul aulad dan sejenisnya supaya nanti kalau datang saatnya kita sudah siap, ra gedandapan! Hehe… ingat sambil membaca tetap dijaga kelurusan niatnya πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: