Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Memulai Perjalanan di Taipei

on May 6, 2013

Ceritanya kami lagi menderita banget waktu itu hehe. Rencana kami explore Taipei seharian. Tapi..tapi…dari malamnya sampai paginya itu hujan terus. Pagi-pagi pas kami sudah sangat kelaparan dan mau nuker uang dulu buat hidup. Sudah berjalan agak jauh dan menemukan bank, akhirnya kami sampai juga di depan bank yang kami maksud. Tapi….tutup! usut punya usut, hari itu adalah tanggal 1 Mei, dan bank LIBUR karena hari buruh. Huaaa….terpaksa kami ngambil uang dari ATM deh, kena cas 30rb, tapi tidak apa-apalah yang penting bisa bertahan hidup hoho.

Dari bank, kami mencari makan. Malam sebelumnya kami sudah minta tolong kepada petugas hotel untuk memberitahu kami tempat makan yang tidak ada babinya. Lalu, dia menggambarkan petanya dan sekaligus menuliskan dalam huruf mandarin menu-menu yang bisa kami pesan misalnya daging sapi dan omelet. Dia juga pengertian sekali membuatkan kami tulisan dalam bahasa mandarin: I DON’T EAT PORK. Sampai di restorannya kami kembali tercengang karena ternyata restorannya belum buka… 🙂 padahal kami sudah sangat kelaparan. Sudah habis akal kami masuk ke 7-11 dan menunjukkan tulisan bahwa kami tidak makan daging babi, si penjaga 7-11 memilihkan kami menu yang bisa kami makan. Alhamdulillah bisa makan 🙂 tapi kemalangan kami belum berakhir. Karena tidak menemukan tempat untuk makan, kami makan di depan took. Jadilah kami mirip gelandangan dan dilihatin orang-orang haha. Lebih dramatis lagi waktu itu hujan jadi kami semakin tampak menderita, haha.

Usai makan, kami masih galau bagaimana mau jalan-jalan, hujan tak kunjung reda dan kami tidak membawa payung. Awalnya mau menunggu hujan reda, tapi kog gak reda-reda. Yasudah akhirnya kami menembus hujan naik bisa ke stasiun untuk memulai perjalanan di tengah hujan… ternyata penderitaan kami membawa kami pada banyak kebahagiaan hari itu, kami menemukan keluarga baru, sebuah pertemuan yang sudah direncanakan oleh Allah dan terjadi di saat yang paling tepat.

Jadi, bawalah payung kalau ke Taipei di bulan-bulan ini dan minta tolongnya ke orang yang bisa untuk menuliskan apa-apa yang perlu kita katakana dalam bahasa Mandarin!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: