Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Being understimated.

disappointedDiremehkan? Dulu saya tidak suka sekali diremehkan dan suka meremehkan orang lain huhuhu *pengakuan dosa. tapi dulu banget kok, sekarang sudah tidak. kok bisa? apa yang mau dibanggakan coba, kan pencapaian saya masih sangat jauh dari orang-orang. ibarat padi semakin berisi semakin merunduk, kalau saya merunduk terus karena gak berani tumbuh tegak, menjadi tegak itu tanggungjawab yang besar. tapi saya ingin suatu saat saya bisa merunduk tapi berisi, sangat berisi, aaminn…

Ada seorang teman berkata, ‘Atin, your english sounds so javanese…’ saya hanya bilang, ‘so what?’ hehe, menurut saya gak dosa kok bahasa inggrisnya beraksen jawa, orang india juga bertahan dengan aksen indianya kan. hehe, tapi memang saya belum bisa seperti orang inggris kalau ngomong bahasa Inggris 😦 insyallah berusaha terus deh, biar gak dibilang begitu lagi, terima kasih teman sudah mengingatkan…

Ada lagi yang bilang, ‘Atin, aku gak percaya kamu bisa ikutan conference begituan, kan bahasa Inggrismu gak bagus…’ wahaa saya cuma bisa diam dan tersenyum, lalu saya jawab, ‘seidaknya saya sudah mencoba dan mau belajar’. memang di kelas ada banyak yang lebih pintar, yang lebih jago dalam banyak hal, lalu kalau saya bisa ikut conference jadi maslaah ya? sebenarnya ikut conference itu gak mensyaratkan IP cumlaude kok, syaratnya cuma membuat penelitian dan mendaftarkan abstrak atau paper ke panitia dalam bahasa Inggris. sudah itu saja. teman-teman masih berpikir conference itu sesuatu yang WAH, padahal itu biasa saja, masuki dulu lah…

Sekarang saya malah bersyukur karena ternyata banyak orang yang masih meragukan saya. ini seharusnya bukan menjadi sebuah pukulan yang menjatuhkan tapi sebuah cambuk untuk berlari lebih kencang. terima kasih untuk yang sudah mengingatkan betapa saya masih perlu banyak berbenah, saya tidak bisa menjanjikan bahwa saya akan balas dendam dengan menjadi lebih sukses, saya hanya bisa berbenah dan terus berbenah.

Kata penutup, dari idola saya dulu “never think that others are better than you and never think that u are better than the others” nicky byrne :*

3 Comments »

Cambuk!

Satu hal yang sangat menggalaukan sekarang adalah soal kebodohan. Inilah yang seringkali menyesatkan manusia, yang pintar merasa bodoh sampai gak berani bertindak sementara yang bodoh merasa pintar dan berbuat sesukanya…Allah, semoga aku tidak termasuk dan yang terakhir 😦

Nyesek banget setiap kali menyadari bahwa saya masih sangat bodoh. Ilmunya datang dan pergi, cuma mampir sebentar aja. kalau membayangkan betapa masih banyak ilmu yang belum diketahui, maka rasanya seumur hidup membaca pun tidak ada gunanya. ketiak ditanya perihal bahasa Inggris dan tidak bisa menjawab itu rasanya jleb-jleb banget, saya punya gelar pengajar bahasa Inggris tapi kadang masih suka lupa-lupa dan bingung jelasinnya gimana padahal tau jawabannya. disaat-saat seperti itu rasanya cuma pengen gulung-gulung, haha.

Kemarin nilai bahasa inggris akademik juga mencengangkan, tidak mendapat nilai sempurna 😦 Allah, pasti saya sombong dulu pas ngerjain itu sampai-sampai punya teman saya yang saya koreksi dan saya betulkan dapat nilai sempurna, sementara saya hanya bisa tersenyum dan menatap nanar, ampun Allah… mungkin dulu terlalu pede pekerjaan sendiri pasti benar, padahal…itulah..balasan kesombongan.

Pagi ini, pak Inyo menanyai mahasiswa, pertanyaan-pertanyaan yang cukup mudah tapi kami tidak bisa menjawab dengan sempurna. lalu beliau menanyakan nilai kami di mata kuliah sebelumnya, wahaaaa saya langsung galau tingkat internasional! pasalnya saya dapat nilai A, dan kalau saya tidak bisa menjelaskan dengan baik maka nilai saya itu kebohongan publik semata 😦 jadi, mikir-mikir lagi kalo mau berbahagia dengan nilai A.

Akhir kata, betapa kebodohan itu selalu mengintai kita, sedikit kita lengah kita akan dikalahkannya, maka…mari semangat! semoga bisa menjadi jihad, sebuah jihad yang indah bukan dengan pulpen dan buku 🙂

Leave a comment »

Berubah

Katamu, setiap manusia bisa berubah. benar, dan kita telah membuktikannya. entah bagaimana Tuhan membolak-balikkan hati, menjalankan hari-hari, menguras pikiran dan hati. aku bahagia, bahwa hari ini terwujud. belum pernah aku sebahagia ini. ingin meluapkan berjuta syukur pada Tuhan. kamu, yang mengajariku membangun cinta -bukan untuk jatuh kedalamnya- telah mewakili pula bagaimana Tuhan berhak atas hambaNya, atas hatinya, atas pikirannya, atas waktunya, atas semuanya.

Tuhan terima kasih telah menyampaikan kami pada waktu ini dimana aku hanya bisa mengucap syukur dan mensucikanMu. seluruh alam semoga sedang mendoakan hal yang sama 🙂

Leave a comment »

Menemui Takdir

Nasehat dari Kakak, sepanjang perjalanan pulang

Takdir akan menemukan sendiri jalannya dan kita harus mencari jalan untuk bertemu dengan dia…di titik itulah, kita akan menemui takdir. Kamu dan seseorang itu, walau berputar-putar melewati jalan berbeda, menjalani kehidupan yang jauh berbeda, tumbuh dan berkembang dengan cara yang berbeda, mungkin sedang berjalan untuk menemui takdir yang sama.

Mungkin. Berdoalah bagi siapapun orang itu yang sedang menuju titik yang sama denganmu.

Leave a comment »

Oki dan Erny

oki-setiana-dewi-4Saya cukup ngefans sama Oki Setiana Dewi, kenal semua kan…Oki itu cantik, pintar, insyallah sholehah, dan berbakat. saya juga ngefans sama cantiknya itu lho, alami. suatu saat saya pernah bergaya ala Oki, terus bilang ke kakak saya,

“Mbak, aku udah bergaya kayak Oki tapi kok gak cantik ya?”
“Itu karena Okinya yang dasar cantik, mau bagaimanapun tetep cantik. kamu?” jawab kakak saya

Waahaaa…ada benarnya juga 😦

Tapi kecantikan itu saya rasa tidak hanya dinilai dengan bentuk dan rupa fisiknya, tapi kecantikan yang alami dan berkelas itu yang muncul dari dalam. yang bersinar karena kepribadiannya, karena ketaatannya, karena kerja nyatanya, karena prestasinya, karena dia ikhlas dengan kecantikannya…

Eh, setelah saya lihat-lihat ternyata sosok teman saya Erny mirip-mirip tuh sama Oki. kenapa bisa? karena keduanya sama-sama pintar, berdedikasi, berpretasi, dan sebagaiinya. plus, sama-sama solekhah insyallah. jadi tambah yakin deh kalau cantik itu bukan semata-mata tampilan fisik, tapi dari hati 😀

28-foto-Erny-Ratnawati
mbak-er

Wah, kalau begitu mulai sekarang harus semangat memperbaiki diri supaya bisa cantik kayak erny dan oki, hoho… *niatnya…hayo niatnya diluruskan dulu 😀

Leave a comment »

Dari Artis Korea Sampai Panci

Beberapa hari yang lalu saya menemani om dan bulik saya jualan perabot rumah tangga. Mobil penuh sampai saya harus berdampingan dengan barang-barang dagangan, hoho. Wah, saya mendapatkan pelajaran yang unik. Waktu itu saya melihat ibu-ibu di daerah yang agak pedalaman tergila-gila dengan panci berukuran besar, mereka bilang, ‘walah, ayune…’ (waahhh, cantinya… ). Mereka bilang pancinya cantik hehe. Padahal menurut saya itu sama kayak panci pada umumnya, bedanya Cuma ukurannya besar banget yang ini. Akhirnya saya belajar bahwa kebahagiaan dan cinta itu tidak hanya berasal dari orang-orang terkasih, teman-teman tapi juga PANCI,hehe… dibayarlah 200ribu untuk panci ya menurut saya biasa saja itu hehe, tapi bagi orang lain ternyata itu indah hehe

Seperti biasa saya bercerita ke Dinda. Dan dinda juga punya cerita yang menarik. Jadi di sedang mengerjakan project madding dengan anak-anak didik bahasa koreanya. Nah, ada satu anak yang idolanya gak dipasang di madding itu gara-gara dia gak ngeprint dan akhirnya anak itu nangis, hoho, begitulah saking cintanya sama artis korea itu dia sampai nangis begitu…please deh,hehe *peace dik!

Sesuatu yang bagi kita biasa saja, bisa jadi sangat berarti bagi orang lain dan yang biasa saja bagi orang lain bisa jadi sangat berharga bagi kita. Yang perlu kita lakukan adalah saling menghargai. Tidak menganggap yang kita sukai lebih baik, Karena suka itu relatif dan kayaknya kita juga gak suka kalo yang kita suka dijelek-jelekkan orang lain.

Leave a comment »