Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Merapat!

on March 27, 2013

Kau tahu, dimana tempat paling damai itu? Tempat dimana aku tidak perlu merasa takut atau cemas, dimana aku selamanya merasa aman dan penuh cinta. Bukan, tempat itu bukan disampingmu, bukan bersama kawan-kawan yang aku cintai, bukan ditempat dimana mimpi-mimpiku aku gantungkan. Tempat itu, dekat..tidak perlu visa, tidak perlu merencanakan perjalanan, tidak perlu biaya, tempat itu hanya mensyaratkan hati yang bersih, tingkah laku yang lurus, perasaan yang ikhlas, dan kepasrahan. Tempat itu ada di sisi Allah. Kita tidak harus mati untuk bisa disisi Allah. Jangan terpengaruh dengan yang biasa dibilang orang ‘semoga arwahnya diterima di sisi Allah’. Sisi Allah itu dekat. Bukankah Allah lebih dekat dari urat leher kita sendiri. Allah itu dekat, dekat sekali.
Bila kehidupan terasa melelahkan dan banyak sekali orang-orang yang membuat kepalamu menjadi semakin penat, saatnya kembali pada kedamaian itu. Justru saat kamu mulai meninggalkan kedamaian itulah, semua lelah dan penat itu datang…kembalilah, kembalilah.

*di tengah kebingungan dengan sikap orang-orang, baiklah aku menyerah. Aku biarkan saja orang-orang bertingkah apa saja apa saja apa saja. Saatnya merapat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: