Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Soal Kehamilan

on March 15, 2013

Baru-baru ini adik sepupu saya tanya kepada ibunya, “Buk, orang hamil itu sakit ya?kasian ya” belum sempat ibuknya menjawab, saya ikut menimpali, “Iya lah, apalagi bayinya segedhe kamu, haha, makanya jangan berani sama ibu kamu” (adik sepupu saya adalah sosok terbesar dan tertinggi dalam silsilah keluarga ayah saya). Dia bertanya begitu setelah melihat kakak saya yang berjuang dalam kehamilannya sampai merasakan operasi, merasakan sakit sampai harus beberapa bedrest dan masuk rumah sakit pula… semoga Allah memberikan kemudahan, kelancaran, dan kesehatan baginya dan bayinya, amin…

Ada yang diberi kelancaran dalam kehamilannya, ada yang diuji bertahun-tahun tidak diberikan kesempatan untuk merasakan kehamilan bahkan selamanya. Ada yang kehamilannya sehat-sehat saja dan ada yang berkali-kali masuk rumah saakit, bahkan ada ibu yang hingga harus mengorbankan nyawa demi bayi yang dikandungnya, begitulah seorang ibu…

Teman saya, kak ani, sedang menjalani kehamilan pertamanya. Senang sekali menceritakan perkembangan bayinya dari yang kecil sampai terbentuk bagian-bagian tubuhnya, sampai gerakan menendang-nendang bayinya, hingga dia yang selalu terbangun di waktu sholat subuh dan waktu-waktu sholat yang lain. Kadang juga bercerita badannya pegal-pegal, pusing, flu dan lain-lain, tapi dia tidak pernah mengeluh berlebihan dan sangat menikmati kehamilannya…dan satu kata yang saya ingat benar,

“Kalau yang sakit aku sih gak papa, tapi kan sekarang ada dia (sambil menunjuk perutnya) juga, kasihan dia kalau juga merasakan sakit.”

Wuaa, saya langsung terharu, ternyata benar, kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia 🙂

Ayah juga keren lho, waktu sang istri mengandung maka ayah akan selalu siaga, contohnya kakak ipar saya…siap menggendong kakak saya kemanapun (soalnya cuma boleh tiduran, gak boleh jalan atau duduk). Maka tidak heran, jika perintah kedua setelah bertakwa pada Allah adalah berbakti pada orang tua ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: