Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Kamu :)

on March 15, 2013

Aku ingin bercerita tentang seseorang yang aku kagumi, yang aku cintai karena Allah. Dia sangat sederhana, tidak berlebihan dalam berpenampilan, dan tidak berlebihan dalam bersikap, dia tidak pendiam dan tidak pula banyak bicara. Bicaranya adalah manfaat, adalah saran, adalah sapaan terbaik. Wajahnya selalu ceria walau nampak gurat-gurat lelah dan sisa-sisa berpikir kerasnya. Dia tidak pernah lama beristirahat. Baru saja kami bercerita dan tiba-tiba dia sudah mengegas motornya untuk memenuhi tugasnya yang lain.

Dia sering berhasil meraih yang dia inginkan, tapi aku tahu dia juga sangat sering gagal. Dia mendapatkan banyak hal yang dia inginkan, tapi dia juga mengorbankan banyak hal yang tidak diperolehnya, tapi bisa dengan mudah didapatkan orang lain. Satu yang aku tahu, dia benar-benar tahu apa yang dia lakukan, dia menghayati aktivitasnya, dan dia tidak pernah lupa untuk berbagi.

Dia selalu memotivasi, tidak pernah sekalipun dia merendahkan. Aku ingat benar caranya memberikan kritikan, tajam tapi tidak menyakitkan bahkan tidak menggores sedikitpun. Aku ingat benar caranya menunjukkan dan membenarkan kesalahan, sangat santun dan menumbuhkan motivasi dalam waktu yang bersamaan, aku ingat benar surat-surat panjang yang dia hafalkan dan mewarnai sholat-sholat jamaah kami, tausiyah yang dia berikan dalam kebersamaan kami waktu makan juga waktu jalan-jalan, juga petualangannya malanglangbuana untuk mengejar mimpinya. Aku ingat cara dia merayakan keberhasilannya, dia tidak pernah sombong dan selalu mengajari kami bagaimana bersyukur. Dia paling tahu bagaimana menghargai kerja keras orang lain juga bagaimana mengembangkan potensi orang lain. Dia tahu caranya membesarkan hati kami ketika gagal.

Allah, aku tau dia manusia biasa yang tidak lepas dari kekurangan, tapi terima kasih bahwa Engkau menitipkan banyak kelebihan baginya sebagai tempat belajar kami yang dekat.

Allah, terima kasih bahwa aku pernah bersamanya, menjalani hari-hari bersamanya, serumah dengannya walau sebentar, menkaji bersamanya, dan mencuri banyak inspirasi darinya, aku mencintainya karenaMu. Allah, pasangkan dia dengan makhlukMu yang terbaik baginya, semoga Engkau selalu mengasihi dia dan menyuburkan inspirasi dari dirinya. Juga, semoga aku bisa seperti dia kelak. Satu lagi Allah, aku akan sangat bahagia bila kelak bisa berbesan dengannya πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: