Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Jangan ke-GR-an!!!

on March 15, 2013

Selamat pagi (walau ditulisnya sore hari, hehe). Kali ini saya mau mengungkapkan unek-unek dalam hati tantang rasa GR. Apa itu? Gak tau juga sih definisinya, pokoknya GR hehe…

GR adalah salah satu pintu masuk dan jebakan yang membuat seseorang menjadi galau, menumbuhkan benih-benih rasa suka dan rasa penuh harap, huh! Emang susah kalau sudah berhubungan dengan yang namanya galau. Ada orang yang bilang assalamualaikum dikira memberi sapaan khusus, yang sebenarnya biasa aja dan dia sangat biasa megucapkan salam ke banyak orang lain. Dia balesin sms dikiranya wah perhatian banget sampai bales sms dari aku, ya ampun please deh adalah hal yang sangat wajar kalau seseorang disms dan membalas sms tersebut. Lalu, dia tanya sesuatu ke kita, lalu kita berpikir Ya Allah…dari sekian banyak temen-temen dan sekian banyak temen cowoknya dia kenapa dia tanya ini ke aku, berarti aku terpilih dong hahaha….hahaha juga, please deh biasa aja dia nanya begitu, mungkin emang dia gak punya nomor yang lain, atau kebetulan kamu habis sms dan dia males nyari nomor temen yang lain lalu dihubungilah kamu biar mudah, begitu saja, simple sekali sebenarnya.

Intinya adalah, jangan mudah digoda GR, dia adalah jebakan yang mematikan, membuat hati-hati yang biasa aja jadi berbunga-bunga. Ingatlah dan pikirlah dengan logika bahwa yang dia perbuat itu adalah hal yang biasa saja, dan dia juga melakukannya ke banyak orang lain, jadi please deh gak suah GR!

Nah, sekarang kalau ada yang bersikap baik dan sikap baiknya itu menimbulkan keGRan bagi orang lain, siapa yang pantas disalahkan? Kata teman saya, orang yang menyebabkanlah yang salah karena dia bersikap baik ke semua orang. Kalau menurut saya, orang yang keGRan yang salah, tidak menjaga hatinya dari tipudaya GR.
Seharusnya bisa lebih mengenali universalitas kebaikan orang lain. tetaplah berbuat baik ke semua orang dan konsistenlah biar mereka yang keGRan akhirnya sadar

Okeh, sudah sepakat? Mari kita tutup dengan hamdalah… alhamdulillahirabbilalamin…

*mari bersikap dewasa dan tetap menebar kebaikan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: