Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Kungfu Master

on March 3, 2013

0_4f83cf675760dKata pak putu, menjadi linguis itu ibarat menjadi kungfu master! Bagaimana bisa? Iyalah, menjadi linguis itu harus bisa menguasai bidang linguistik sebaik-baiknya sampai ke seluk beluknya, sampai ke akar-akarnya. Kalau gak bisa, wahwah bisa bahaya menyandang gelar master dibelakang nama.

Layaknya kungfu master, seorang linguis harus bisa menangkis semua serangan dari arah manapun dengan tangkas dan meyakinkan. Diserang finologi dari atas bisa ditangkis, morfologi dari depan bisa ditangkis, semantik dari belakang bisa ditangkis, pragmatic dari samping kanan bisa ditangkis, sintaksis dari samping kiri bisa ditangkis, sosiolinguisik dari samping kanan agak kedepan bisa ditangkis, dan sebagainya. Maka dari itu, belajar linguistic ibarat belajar kungfu! Perlu kesabaran, perlu selalu berbenah, perlu bersakit-sakit pula 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: