Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Saatnya Belajar!

on February 21, 2013

Mungkin karena pengaruh kelabilan usia juga sih ya, jadinya masih suka galau walau statusnya sudah mahasiswa S2. Seringkali saya menyadari bahwa saya belum sedewasa itu, masih suka bingung dengan hal-hal yang tidak penting, bingung bagaimana kalau begini dan begitu, bingung soal nilai. Saya melihat teman-teman saya yang sudah lebih dewasa mereka begitu tenang dan mempunyai pendirian, tidak mudah galau dan menjalani hidup dengan santainya…*tapi gak tau juga ding kalo hatinya juga dipenuhi kegalauan, haha

Jadi, karena alasan inilah saya memutuskan hal yang berat: Menunda keikutsertaan dalam Indonesia Kita#1 yang akan dilaksanakan di Pulau biawak. Ini lebih karena saya terlalu sayang dengan kuliah, gak mau bolos kuliah hehe. Selain itu saya juga menyayangkan perubahan-perubahan yang dilakukan oleh panitianya. Misalnya awalnya kegiatan akan berlangsung tanggal 22-24 (Jumat sampai minggu) nah saya semangat-semangat saja berarti senin masih bisa kuliah. Eh taunya tiba-tiba jadwal berganti menjadi sampai tanggal 25 pagi, artinya saya harus naik pesawat untuk bisa ngejar kuliah. Tiketnya lumayan murah tapi entah kenapa hati saya tidak tenang. Akhirnya saya belum membeli tiket, ditambah terbayang-bayang akan membolos kuliah.

Akhirnya, pagi ini (di last minutes) saya putuskan untuk tidak jadi berangkat. Bagi saya sekarang kuliah adalah prioritas utama mengingat nilai semester 1 yang kurang memuaskan saya harus bekerja keras supaya nilai saya sempurna semester ini yang artinya saya harus lebih banyak belajar, lebih banyak membaca, dan lebih banyak berdiskusi. Memang nilai bukan tujuan, tapi nilai itu menggambarkan kemampuan kita. Memang nilai itu buatan manusia, tapi nilai seringkali lebih jujur daripada kejujuran kita terhadap diri kita sendiri kan orang lain lebih obyektif memandang kita. Justru kalau dapat nilai kurang baik harusny bersyukur karena kita tidak punya tanggung jawab moral yang terlalu besar hehe, kalau nilai biasa tapi kemampuan oke kan keren, sebaliknya kalau nilai oke tapi krik-krik kan jadinya malu.

Oke, bukan saatnya lagi main-main. Mari bersemangat! Saat ini saya sedang berusaha mengalah, mengalah pada diri sendiri yang belum juga beranjak dewasa. Mengalah untuk menang! Salah satu cirri kedewasaan seseorang adalah saat dia bisa memilih mana yang lebih baik bagi hidupnya sekalipun itu sulit tapi dia bertahan dalam kebaikan yang telah dia pilih dan melaksanakannya sampai akhir dengan penuh tanggungjawab.

Malam ini saya mengantar teman-teman Jogja berangkat ke Pulau Biawak. Ikut nimbrung di stasiun sampai mereka masuk ke peron. Walau tidak bisa berangkat bersama mereka tapi saya bahagia bisa melihat mereka berangkat dengan optimisnya. Lebih bahagia lagi karena saya bisa memilih untuk tidak jadi berangkat dan memihak pada kuliah, pilihan yang menyenangkan bukan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: