Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Masa Depan

on February 9, 2013

100_5403Kemarin ketemu teman-teman seperjuangan dulu di UNS, ceritanya nostalgila mengenang masa ‘kejayaan’ sengaja diberi tanda petik karena kejayaan disini bisa jadi cuma menurut kami saja yang menjalaninya, bagi orang lain belum tentu hehe. Setiap bertemu mereka pasti terucap doa, semoga kita meraih masa depan dan mimpi-mimpi kita masing-masing.

Seperti apa masa depan kami? Belum ada yang tahu pastinya. Beberapa diantara kami sedang melanjutkan studi. Ada yang sudah lulus dan sedang galau. Ada yang masih jadi aktivis kampus walau sudah lulus. Ada yang jadi guru. Ada yang belum lulus tapi bisnisnya sudah kemana-mana. Ada yang belum lulus dan belum mau lulus karena alasan idealisme. Ada yang sedang berjuang merampungkan skripsi. Masa depan dan mimpi kami pun beragam, rangkaian cerita tentang menjadi akademisi, entrepreneur sukses, politisi handal, guru teladan, peneliti, ibu rumah tangga, ustadzah, sampai menjadi bupati. Kira-kira kalau kami bertemu lagi 20 tahun yang akan datang saat usia kami 40an kami sudah jadi apa yaa?hehe… entahlah. Yang jelas setiap bertemu mereka, selain teringat masa-masa sulit yang kadang penuh prahara dulu, selalu muncul semangat untuk meraih masa depan indah yang kami rencanakan. Dan yang pasti untuk selalu saling menyemangati, saling mendoakan, dan saling mengingatkan. Itulah gunanya persaudaraan, kawan. Ikatan kita memang bukan ikatan darah atau perkawinan tapi ikatan kita serasa erat meski kita tidak pernah bertemu tapi selalu ada kerinduan untuk bersama-sama lagi.

Masa depan apa yang akan kita raih, bisa jadi tidak ditentukan oleh apa yang kita lakukan sekarang, tapi bagaimana kita terus menerus menjabat kehidupan apapun yang akan terjadi di masa depan. Mereka yang lulusnya lama belum tentu masa depannya suram, dan yang sedang melanjutkan studi belum tentu jadi professor yang cerdas da semua kontributif untuk bangsanya. Nah, jadi jangan menjudge masa depan orang lain karena tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan. Tapi kalau menjudge masa depan kita itu penting, bahwa masa depan kita harus baik supaya kita bisa bermanfaat besar bagi banyak orang 🙂 orang-orang hebat yang mempunyai masa depan cemerlang ada diantara orang-orang yang hebat pula, sudahkah kita menjadi teman yang hebat untuk teman-teman kita?? *hebat disini sangat personal lho, hebat dengan cara kita!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: