Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Aku, Temanku, dan Cinta Kami

on February 6, 2013

Cerita tentang aku dan temanku. Diawali kepasrahan kepada takdir yang membawa kami kesuatu masa dimana kami dipertemukan satu sama lain. Kami, dengan semua kepasrahan menerima pertemuan, hingga akhirnya saling percaya, berbagi, dan menerima kekuangan serta kelebihan masing-masing. Kami berbeda tapi entah kenapa kami bisa beriringan, memang tidak ada hukum pasti mengenai mana yang lebih baik bersama, mereka yang mempunyai kesamaan atau justru mereka yang bertolak belakang. Mungkin memang tidak perlu teori-teori itu, selama kita menerima takdir dengan tangan terbuka dan penuh kepasarahan, maka biarkan dia atau mereka yang mempunyai kesamaan atau yang bertolak belakang itu berjalan beriringan bersama kita, lebih menyenangkan bukan?
Takdir Tuhan memang sungguh baik, kami dimasukkan dalam sebuah cerita yang seringkali membuat kami speechless. Ini tentang cinta, kawan. Cinta. Hyuuuh…yang sensi sama kata ini, maaf ya, tapi kata ini gak salah apa-apa kok…

Kami jatuh cinta pada orang yang sama. Jatuh cinta yang kami rasakan berbeda. Jatuh cinta yang membangunkan optimisme dalam hidup, menumbuhkan semangat berjuang, dan memberikan banyak nilai kehidupan. Jatuh cinta yang sangat berbeda dari apa-apa yang sering dikatakan orang. Hingga kami menyadari bahwa kami bukan sedang jatuh cinta, kami sedang bangun cinta, cinta yang membangun kami,
Dengan kebaikannya
Dengan kasih sayangnya
Dengan perhatiannya
Dengan kesederhanaannya
Dengan caranya memandang kehidupan
Dengan caranya menjalani hari
Dengan caranya menyapa
Dengan caranya menasehati
Dengan caranya memberi

Kami bukan sedang mencintai malaikat tanpa dosa, kami sedang mencintai manusia yang diutus Tuhan disaat yang tepat, membuat kami tidak menyesali dan mengutuki takdir-takdir yang telah lewat. Karena semua yang terjadi di dunia ini adalah sebab akibat dan semuanya saling berhubungan, saling memunculkan, saling menyembuhkan… kami pun sadari bahwa yang kami cintai pasti juga mempunyai banyak kekurangan seperti kami, kami tetap mencintainya…terus mencintai kebaikan-kebaikannya. Dan kami berjanji untuk terus membangun cinta, bukan jatuh cinta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: