Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

2012: Tahun Bersyukur

on January 4, 2013

Akhirnya sebuah tahun berbilang 2012 usai sudah, tahun ini, bulan-bulannya, minggu-minggunya, hari-harinya, jam-jamnya, menit-menitnya, dan detink-detiknya tidak akan pernah terulang. Tidak akan pernah ada waktu yang persis sama. Semua cerita yang sudah tercipta tidak bisa diubah lagi, sudah menjadi catatan sejarah yang abadi.
Diawali dengan perjuangan merampungkan skripsi di awal tahun, rajin ke perpus, konsultasi, dan lain-lain (soalnya tiap hari udah ditanyaian sama ibu, kapan selesai??haha). lalu, 27 Maret 2012 berhasil mempersembahkan hadiah ulang tahun terbaik untuk mas dwi dan mbak can-can: pendadaran! Haha, gak nyambung yak. Thanks for my beloved Reni untuk ujian pendadaran terindah sepanjang masa!

Terselip perjuagan memperjuangkan mimpi : tahun ini harus menginjakkan kaki di belahan dunia lain yang bukan bernama Indonesia. Seleksi PPAN ke Australia dan BiSAC ke Vietnam. Setelah memaksa Reni, Ari, dan Elsana untuk kerja rodi bahu membahu berjuan meweujudkan mimpi, akhirnya dapat! Ho Chi Minh City was waiting for me! Tapi… Gak Jadi Berangkat? Kenapa? Kakak saya menikah. Lho? Iya, jadi hari programnya itu barengan sama hari pernikahan, jadi ya… tapi tidak apa-apalah, keluarga lebih penting dari apapun! 18-20 Mei 2002 rangkaian acara penerimaan anggota baru keluarga kami berjalan lancar, Alhamdulillah…mas Didik Karyadi menjadi anggota kelurga baru, jadi punya 2 kakak 🙂

Masih di bulan yang sama, perjuangan lain bermula juga, S2. Cerita dari ribet ngurus ini itu sampe hape ilang pun tercipta, haha. Alhamdulillah, UGM adalah jalan takdir yang sudah digariskan oleh Allah. Awalnya masih suka menyesali diri kenapa gak bisa ke
Malang. Tapi, ternyata UGM memang tempat terbaik, sampai tidak bisa diungkapkan lagi banyaknya rasa syukur kepada Allah. Hingga wisuda 7 Juni seakan hanya formalitas, hehe, tapi Alhamdulillah mendapatkan kesempatan yang super langka, pidato mewakili wisudawan dan mewakili wisudawan mengucapkan ikrar alumni, sungguh sebuah kado wisuda yang tidak terhingga.

Sebulan berikutnya, Allah mengabulkan mimpi itu terwujud. Malaysia, Thailand, Singapore. Tiga negara Asean menjadi saksi kebesaran Allah dalam memeluk mimpi-mimpi kami.

September kehidupan baru dimulai, kehidupan S2. Di UGM, tempat dimana saya belajar lebih banyak tentang hidup, menemui banyak orang-orang baru sebangsa setanah air, berusaha mengerti hidup, memaknai belajar dan lain-lain. Ditambah lagi, semuanya gratis 🙂

Masih di tahun yang sama, September dan Desember berhasil menembuh 2 event internasional dan presentasi disana, Surabaya dan Medan. Lumayan untuk pemanasan, hehe. Nah, di Surabaya itu sekalian mengunjungi keluarga yang lama gak ketemu dan nengokin pak pres BEM Berkarya. Di Medan, sekaligus ketempat teman bapak dan juga nengokin Bang Ridwan dan Kak Citra.

2012 ini semakin berwarna dengan adanya orang ketiga diantara kami, saya dan Reni, hahahaha bahasanyaaa… ya, Allah mengirimkan Dinda, entah bagaimana caranya, nyambung saja dan banyak cerita yang terukir bersama Reni dan Dinda di tahun ini, terima kasih Allah, untuk yang satu ini pula, saya selalu speechless. Tahun ini saya semakin percaya bahwa semua yang terjadi dalam kehidupan memang sudah digariskan dan memang takdir itu ada. Sekarang tidak ada yang perlu dirisaukan, Allah bersama kita selalu, yang ada hanya bersyukur, berbaik sangka, dan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: