Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Jatuh cinta??? Sekarang jamannya Bangun Cinta^^

on December 12, 2012

1600heart_1001 *maaf ya yang alergi sama kata cinta, saya sedang punya banyak inspirasi tentang cinta soalnya, hehe.

“Oiya, mungkin Allah memang menciptakan dia tidak sempurna supaya kamu tidak jatuh cinta, hahaha, makanya tetep dikasih kekurangan supaya kamu cintanya universal” lalu teman saya menjawab,

“Iya supaya Atin tida jatuh cinta juga”

Lalu, kata saya menutup sementara pembicaraan kami,

“Aku tidak jatuh cinta, tapi aku bangun cinta makanya adanya cuma cerita-cerita bahagia, kalo jatuh cinta kan sakit”

Wah, jadi pengen merenung tentang kata-kata yang barusan terlontar, bangun cinta. Mungkin itulah kata terbaik bagi cinta, bangun cinta, bukan jatuh cinta. dari segi katanya saja ‘jatuh’ itu bermakna sakit, terluka, dan hal-hal tidak menyenangkan yang lain, padahal cinta itu baik dan fitrah, maka fitrahnya juga membawa kebaikan. Yang menyebabkan kegalauan dan nangis-nangis gak karuan itu karena kita jatuh cinta, artinya ‘kurang tepat’ menempatkan posisi cinta. maka cinta yang baik itu adalah membawa kita pada ke arah yang lebih baik, yang membangun diri kita dan memberikan banyak inspirasi dan motivasi.

Memang ya jatuh cinta itu tidak bisa diduga kapan akan datang, kita hanya bisa pasrah. Tapi sebagai makhluk yang paling sempurna, apakah kita selemah itu pasrah kena sasaran jatuh cinta? Pilih pasrah jatuh cinta atau pilih menentukan nasib yang lebih indah dengan bagun cinta? nah, sekarang saatnya berbenah, mari mulai membangun cinta, dengan penuh kesadaran dan niatan untuk lebih baik.

Bangun cintamu (kita) kepada orang-orang yang akan selalu mengajarkan kebaikan, pada mereka yang selalu ada disekitarmu. Kalau sudah terlanjut jatuh cinta? bangkitlah, dan bangunlah cinta yang lebih baik. Bagi yang bertepuk sebelah tangan? Sudah, jangan melankolis, bangkitlah dan bangun cinta pada diri sendiri lebih dulu, bahwa dia yang kita ‘jatuh cintai’ memang bukan yang terbaik, it means di luar sana pasti ada yang lebih baik, jangan khawatir, kehidupan masih panjang insyallah, masih ada banyak kebahagiaan yang bisa dilukis. Kalau ternyata kehidupan tidak panjang? Yah sayang banget sudah hidupnya tidak panjang, menggalau pula… mari membangun cinta yang baik agar kehidupan lebih baik pula.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: