Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Medan Kesan

on December 9, 2012

Bagaimanapun, Medan cantik ^^

Oiya, hape saya tertinggal di taksi lho waktu perjalanan dari stasiun ke bandara, hm…rasanya itu….biasa saja sih sebenarnya, tapi saya sudah membuat teman-teman panic. Belum lagi memikirkan pula bagaimana nanti menghubungi bang ridwan untuk menjemput ke bandara dan lain-lain padahal Cuma saya yang punya CPnya. Baiklah, ini namanya bumbu perjalanan, show must go on! Dengan penuh perjuangan dan tetap menjaga mood teman-teman akhirnya didapatkan nomor hape bang ridwan dan tidak lama kemudian kami dijemput. Ada bang ridwan dan kak citra. Nah, yang membuat saya kaget adalah: di foto itu kak citra tampil sbg sosok yang lembut nan cantik. Ehem, setelah ketemu…ternyata orang medan banget!hahaha, mirip-mirip kak rima lah ya, Cuma ini edisi ceweknya, haha *peace kak citra!

Lalu, tahukan wejangan pertama yang diajarkan oleh kak citra? “Jangan senyum sama orang batak! Kalian bisa jadi sasaran empuk!” hahaha, di Solo dan Jogja bahkan ibaratnya kepada yang tidak kenal pun kita tersenyum dan disini harus bersikap sebaliknya. Lalu, ya ampun ternyata karakter orang-orang itu juga tercermin dari caranya berkendara. Kalau ada yang berhenti di lampu merah, kata teman saya di konferensi, akan dikatai, “Bodoh kali kau berhenti!!!” dan…pas melewati simpangan itu, wow ramainya (dalam arti yang sebenarnya) sangat sesuatu banget. Kalau tidak terbiasa berkendara di Medan bisa jantungan nanti, hahaha…

Tapi, medan kota yang cukup menarik , rame all the time. Sayangnya tempat-tempat wisatanya jauh –jauh dari kota. Jadi ya harus menunggu lama kalau mau jalan-jalan (habis di perjalanan) tapi kalau dinikmati ya menyenangkan pokoknya.

Disana itu katakana saja tukang tambal ban itu harus kita yang menghampiri tukangnya, baru dilayani. Kalau di jawa kan kita disambut. Terus pelayan-pelayan di tempat makan itu wajahnya datar…hehe, ya begitulah karakternya. Untuk kami tidak terintimidasi Karena kami membawa kak citra yang pandai mengintimidasi orang lain, hahaha…

Pernah tau HORAS? Itu sapaan khasnya orang-orang batak. Dinda iseng-iseng membuat sebuah permainan. Yang kalah harus mengatakan HORAS kepada orang medan yang ditemui. Tidak jelas sih siapa yang kalah, tapi Dinda yang kena, hahaa…dan HORASnya itu aneh banget, jadinya malah HORAAAS! Kayak manggil orang, sontak kami semua ngakak dibuatnya, malu-maluin, haha. Emang sih ya kalo bukan native speaker itu aneh jadinya, hahaha

Baiklah, tapi sebagai orang Indonesia, orang-orang medan tetap baik hatinya 🙂

-usai membelah jalanan sumatera utara

47288_4331976215620_280595513_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: