Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Karena Cinta

on November 22, 2012

Sayangnya sekarang makna cinta jadi menyempit, bahkan sempit sekali. Secara empiris sering diwujudkan kalau ada cewek suka sama cowok, jadi galau gara-gara dia, maka itu namanya jatuh cinta. kalo ada yang lagi pacaran maka itu namany juga cinta, apa deh pokoknya yang berhubungan dengan lawan jenis yang saling suka ataupu bertepuk sebelah tangan gitu deh…*gak paham, haha

Padahal ya, cinta itu luas dan cinta itu sepenuhnya baik (ehm, harusnya sih gitu). Jangan menyempitkan makna cinta itu sendiri, gak harus ke lawan jenis, bahkan Rosul menyuruh kita untuk mnegungkapkan cinta kepada saudara kita (dalam hadis sama-sana laki-laki), eeeiiiitt….tapi ini tidak berdasarkan nafsu lho ya, dasarnya adalah cinta. cinta yang sebenarnya. cinta yang bersumber dari Sang Mahacinta. maka disuruhlah kita menyampaikan ini, “Aku mencintaimu karena Allah”, dalam hadist juga dikatakan bahwa Allah akan menempatkan orang-orang mukmin di mimbar cahaya kelak di surga bagi mereka yang saling mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena Allah. kalau cinta itu karena Allah maka Allah yang akan menunjukkan jalannya.

Cinta itu membawa pada perbaikan, bukan galau yang berkepanjangan yang malah membuat banyak hal sepele menjadi ribet luar biasa. Cinta yang benar itu sederhana, saling menghargai, saling mengharapkan kebaikan, dan saling mengingatkan dalam cinta yang benar dan baik.

“aku mencintaimu” tidak selalu bermakna ke arah ‘itu’,
bila kita mengharapkan kebaikan untuk orang lain, itu karena kita cinta
kalau kita rajin belajar maka itu juga karena cinta
kita solat dan menjalankan perintahNya itu juga karena cinta
kita menyapa banyak orang dengan ceria juga karena kita cinta

biarkan cinta tetap menjadi cinta, yang membuat hidup kita lebih baik dan bermakna. cukup sudah cinta disakiti dengan menyempitkan maknanya. biarkan cinta mendasari kehidupan kita, cinta yang benar, yang membawa pada kebaikan, cinta yang bersumber dari Sang Mahacinta…

hari ini aku paham bahwa sebenarnya aku mencintaimu, juga banyak orang yang lain, bukan mencintaimu (dan lainnya) seperti apa yang diterjemahkan banyak orang. Aku mencintaimu, dengan mengharapkanmu (kita) lebih baik, wujud syukurku karena kebaikan Allah mengirimmu kesini dan mengajarkan banyak hal padaku…itu saja.

aku ingin melihat kembali, begini caraku mencintaimu, lalu menata lagi,
Tuhan, ini caraku mencintaiMu.
Ayah dan ibu, ini caraku mencintaimu
Kakak, ini caraku mencintaimu
Sahabat, ini caraku mencintai kalian
Ilmu, ini caraku mencintaimu
Mimpi, ini caraku mencintamu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: