Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Papan Tulis

on November 9, 2012

Pagi ini kak ani update status yang menarik,

“jadilah kapur, yang mampu menuliskan setiap kebahagiaan orang yang tersayang .. bila tak mampu, jadilah penghapus, yang senantiasa mampu untuk menghapuskan setiap kesedihannya .. namun bila kau tak dapat menjadi kapur atau penghapus, jadilah papan tulis, dengan keikhlasan hati sanggup menampung semua rasa bahagia dan sedihnya ..”

dan saya lebih memilih menjadi papan tulis, tempat dimana setiap orang bisa menuliskan cerita padanya, ada sedih,bahagia, bangga, kecewa, pertemua, perpisahan dan banyak lagi. menjadi papan tulis itu menyenangkan, kita tidak akan pernah tau cerita apa yang akan tertulis besok, justru itu yang membuat hidup jadi berwarna. menjadi papan tulis itu jujur, menerima setiap kejujuran dan menanggapinya dengan jujur. setiap orang yang saya temui hadir dengan kapur masing-masing berbagai macam warna, maka saya menyambut mereka, ‘ayo, menulislah dalam kehidupanku’. mungkin tak selalu indah, justru karena tidak selalu indah itulah hidup jadi menyenangkan, dari yang tidak indah itulah kita belajar dan mengerti makna indah.

Kalau saya jadi kapur, mungkin hanya bisa dan memaksa menulis hal-hal yang indah dan saya sukai, semua tentang mimpi, kebahagiaan, cita-cita, cinta, kesuksesan, dan lain-lain….tapi bukan itu yang membuat kita dewasa sebenarnya, melainkan cerita-cerita yang tercipta setiap harinya dalam meraih itu semua. dan kita tidak pernah tau cerita apa yang kan terjadi, lalu kita menjadi tau, lalu kita belajar, lalu kata-kata itu akan tertulis dengan sendirinya entah oleh siapa.

saya juga tidak mau jadi penghapus. sungguh semua cerita yang tercipta tidak ingin sanya edit atau saya hapus, tapi namanya papan tulis lama-lama penuh juga. lalu apa yang akan saya hapus? entahlah, waktu yang akan menentukan mana yang akan terhapus lebiih dulu, atau akan datang orang lain yang membawa penghapus kemudian menuliskan cerita yang lebih indah dengan kapurnya yang lebih cerah.

life is nothing but living the will of the all-alive creator -sifa-
biar Tuhan yang menjadi kapurnya dan penghapusnya….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: