Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Hati-Hati

on October 28, 2012

Aku tulis untuk mereka yang sedang galau…*eaaa, berasa berpengalaman banget sih ya…berdasarkan pengamatan dan perenungan mendalam.

Kebaikan-kebaikan yang diberikan kepadamu adalah kebaikan-kebaikan yang juga dia berikan pada orang-orang yang lain, tidak perlu merasa istimewa ataupun diistimewakan. dia ramah pada semua orang, dia menyapa semua orang dengan ramah, dan memberi tulus pada semua orang. dia mendefinisikan sikapnya sebagai hal yang biasa, sebagaimana sikap baik yang telah dia definisikan. senyum dan canda yang terlontar untukmu juga disampaikan ke orang-orang lain. jaga hati agar tidak mudah berbunga-bunga. galau itu adalah manifestasi dari bunga-bunga yang terus disiram dengan GR-GRan setiap waktunya, hahahaha

Lalu suatu saat dia berubah, karena memang dia manusia biasa. dia perlu zona nyamannya sendiri, dia perlu hidup dengan kehidupannya sendiri, bukan dengan menjadi terus menerus seperti apa yang kamu inginkan. dia juga manusia yang punya perasaan, punya mood, punya benci, punya malas, bahkan mungkin punya galau yang lebih hebat, dia sama seperti dirimu…sama. mungkin akan ada yang hilang, padahal sebenarnya tidak hilang, dia tetap ada…hanya kamu saja yang merasa kehilangan, padahal sebenarnya semua baik-baik saja, semua normal

Benar, galau itu proses. bukan untuk dihindari, tapi untuk diresapi, dihadapi, dan dikalahkan. diresapi agar kau paham inilah rasanya kegalauan, lalu kau belajar mendefinisikannya lalu membiarkan hati dan perasaanmu membentuk antobodi. Dihadapai, agar kegalauan tidak lantas meredupkanmu, hadapilah…kegalauan bukan untuk diratapi, tapi untuk dihadapi. lihatlah sekeliling, bagaimana orang-orang yang tidak galau telah lebih banyak berbuat, lebih banyak belajar, dan lebih banyak bermanfaat, sedangkan kamu membuang energi, waktu dan tenaga untuk menggalau, come on hidup kita bisa lebih berarti. lalu, setelah itu kalahkan kegalauan itu, bahwa ada yang jauh lebih penting dari galau, bahwa kamu bisa melakukan banyak hal tanpa galau, dan bahwa kamu lebih pantas membuat orang-orang galau (bukan sebaliknya, menjadi korban kegalauan). -salah satu pesan yang dinukil dari kakak guru ‘prok prok prok prok’ supri sekali-

Anggun dan gagahkanlah dirimu…bahwa hidupmu terlalu berharga untuk larut terlalu lama dalam kegalauan. Lihatlah mimpi, harapan, cita-cita yang ikut layu seiring dengan kegalauanmu…bangkitlah…temukan cinta yang lebih baik. cinta yang benar, yang jauh dari kegalauan. cinta yang benar itu damai, mendamaikan, membaikkan, meningkatkan.

*ingatlah sosok Spongebob yang tidak pernah terlalu lama menggalau, juga sinchan yang memandang hidup dengan sederhana (dan memang sederhana), atau jadilah seperti doraemon yang selalu punya inovasi. atau galaulah yang bermutu seperti kamen rider dan power rangers, galaunya memikirkan umat… 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: