Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Nasehat

on October 27, 2012

“Nduk tak kandhani, suk mben kabeh cita-citamu bakalan kelakon soale kowe ki wis nduwe pondasi sing apik, tegese wis sering gagal, sering isin, suk mben kari penake…opo sing mbok karepke biso kelakon. Sing penting ki sabar…Gusti Allah ki ngerti, nek cita-citamu saiki during kelakon ki amargo mengko enek sing luwih apik, penting tetep sabar tetep usaha.”

“Nak, sini bapak beri nasehat, kelak semua cita-citamu akan tercapai karena kamu sudah punya pondasi yang bagus, maksudnya sudah sering gagal, sering malu, nanti tinggal dapat enak-enaknya…apa yang kamu harapkan bisa tercapai. Yang penting adalah sabar…Allah itu tahu, kalau cita-citamu sekarang belum tercapai itu karena nanti akan ada yang lebih baik, yang penting tetap sabar dan tetap berusaha” (dan tetap semangat selalu! *versinya kakak guru)

*Ahhh…bapak yang selalu bersemangat dan mendukung mimpi-mimpi saya, tidak pernah menganggapnya aneh. Pukul 10 malam mengantar ke sragen kota untuk mengirim berkas IELSP, ingat sekali waktu itu masih hujan…punya anak teledor yang suka bikin gara-gara di saat yang tidak tepat. Bapak juga yang selalu membela saya waktu saya melakukan hal-hal bodoh (jatuh dari motor berkali-kali, ngilangin laptop dan lain-lain). Bapak juga yang merelakan semua gaji ke-13 nya saya pinjam untuk berangkat ke Thailand. Bapak yang setiap saya pulang selalu memberi motivasi (yang seringkali seolah-olah saya dengarkan, huhuhu). Bolos kerja untuk mengantar saya mendaftar ke universitas. Bapak saya pernah saya buat menangis waktu saya main sampai magrib dan tidak meminta ijin, juga waktu saya sadar setelah berjam-jam pingsan setelah kecelakaan. Bapak tidak pernah menganggap saya sebagai pembuat onar (begitu juga keluarga saya yang lainnya), maka saya harus bersemangat, karena bisa jadi bapak saya, ibu saya, dan kakak saya punya semangat yang lebih besar dalam mendukung mimpi-mimpi saya…I love my family so much. Bahkan om dan bulik saya pun ikut-ikutan antusias kalau saya gagal atau berhasil dan sering membersamai saya dalam masa-masa sulit (akibat keteledoran saya), aaahh…Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah…

Keluarga om dan bulik yang selalu memaklumi keinginan-keinginan keponakannya yang aneh, haha

*disampaikan setelah saya cerita bagaimana teman-teman saya menginjakkan kaki di benua lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: