Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Lakukan Sesuatu

on October 24, 2012

Setiap pagi melihat tumpukan piring kotor di dapur, piring-piring kotor yang tidak pernah kita pakai membuat pemandangan tidak menyenangkan. Lantai kotor perlu di pel tapi semuanya males, bukan ding sibuk dengan hal-hal yang lebih penting dari mengepel lantai…jadi tambah kotor deh. kamar mandi kotor dan perlu dikuras, dibersihkan, tapi kenapa tiap masuk kamar mandi masih belum ada perubahan ya…

pagi-pagi pengennya menggerutu dengan sikap anak-anak kos yang apatis begini, termasuk saya juga sih sedikit banyak, haha… rasanya pengen marah-marah, siapa sih yang habis makan piringnya gak pernah dicuci? dari pagi sampai sore belum ada perubahan…ini juga yang sering di depan TV barang-barang gak diberesin? haduh lantai kotor begini kenapa gak ada yang nyapu?

Well, karena ketidakberanian menyampaikan unek-unek inilah akhirnya saya berubah status menjadi relawan akhir-akhir ini, habis mau bagaimana lagi, gak tahan lihat keadaan begitu dan parahnya lagi gak berani negur, ah payaaah…bisa jadi upik abu ‘sukarela’ ini 😦 ini salah satu kelemahan saya, kurang bisa ceplas ceplos untuk hal-hal yang sekiranya ‘iritating’ begini…lebih baik diam, tapi gak baik juga dalam kondisi seperti ini..

memang, daripada sibuk mengeluh dan protes dalam hati, jalan terbaik ya dengan melakukan sesuatu. melakukan sesuatu yang lebih menyelesaikan masalah…dan lagi, dalam berdakwah (aduh, bahasanya, pinjam bahasa aktivis dakwah kampus) cara terbaik untuk menyampaikan sesuatu adalah dengan contoh, dengan melakukan sesuatu. kalau kita hanya menggerutu dalam hati maka yang terjadi adalah tidak akan ada yang berubah semua tetap kotor dan berantakan.

Sekarang berharap kerjasama teman-teman kos semoga besok-besok mulai menyadari fenomena di kos, kenapa piringnya tiap pagi udah bersih ya? kenapa lantainya bersih kayak habis di pel ya? kenapa depan tivi rapi? ya..berharap semoga ada yang ‘tersindir’ lantas melakukan tindakan yang sama.

merindukan keadaan yang penuh tanggungjawab dan toleransi. kalau kata dosen saya dulu, datang bersih pulang harus bersih, itu baru namanya cerdas.

baik, mulai perubahan dari diri sendiri.

*ah, jadi merasa bersalah.mungkin ini ‘hukum karma’ akibat masih sering begitu kalau dirumah, dan ibu akan dengan sabar mengingatkan dan melakukannya untuk saya, huuwwaaaaa…. tapi kadang-kadang aja ding tapi lumayan sering, hahaha… baik ibu, saya mau berubah, di kos ini sudah latihan lho…semoga kelak bisa jadi istri yang baik.. *lhoooohh… jadi anak yang lebih baik…

Advertisements

2 responses to “Lakukan Sesuatu

  1. Ardika Abuzaid says:

    Tema blogmu udah lebih keren nu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: