Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Perampokan!

on October 22, 2012

Haha, ini bukan sebuah peristiwa perampokan yang mengerikan, tapi sebuah peristiwa perampokan yang menyenangkan dan mengenyangkan. Siapa pelakunya? Siapa lagi kalau bukan saya (lhoo) dan kak dika.

Setelah puas bergalau ria dengan tugas LHK, setelah sebelumnya mengkepo pekerjaan kak yola, mas adit dan teman-teman, sampailah kami pada moment mengantarkan kopian bahan tugas ketempat Kak Ani. Dengan sedikit perjuangan (karena saya lupa jalan kesana) akhirnya sampailah kami dirumah kak ani yang teduh, damai, dan tenang. Setelah menunggu tidak cukup lama, akhirnya kami dibukakan pintu juga…dan, baru kali ini saya bertamu dan langsung ‘ditaruh’ di ruang makan, haha (tahu saja kami belum makan), yah..resiko ‘menaruh’ kami di ruang makan tau sendiri lah ya…ronde 1 datang, air putih, cemilan, dan buah, Alhamdulillah… setelah itu bahan-bahan lumpia pun dikeluarkan? Hey…kita mau ngerjakan tugas atau buat lumpia ini?? Ngobrol dulu aja deh…

Ronde 2 dimulai, saya terkaget-kaget pada episode ini, bagaimana tidak, seorang kak ani bisa masak ikan acar bumbu kuning (kalo gak salah), ya ampun ini adalah masakan yang complicated, saya hampir tidak percaya…ibu saya saja belum pernah masak secomplicated ini (apalagi anaknya…) dan harus saya akui, masakan kak ani enaaaaaakkk… 😦 jadi, saya jadi iri…dan saya harus belajar memasak!!!! Eh, tapi saya sudah bisa masak ding, very simple foods, yang jelas bukan masak air dan mie instant. Hmm…jadi kebayang enaknya jadi mas seno, punya istri cantik,dosen, ramah, dan pintar masak pula… saya juga mau membuat suami bahagia ah… *ups!

Setelah itu..barulah tugas LHK tersentuh hingga berkumandanglah adzan magrib…bukannya pulang kami (saya dan kak dika) malah lanjut membahas tugas LHK yang minggu lalu, lalu terdengarlah sebuah tawaran menggiurkan… “Kata mamas, kalian makan malam disini ya, ini aku sama mamas masak dulu” (mamas: panggilan kak ani ke suaminya) hmm…saya dan kak dika hanya berpandangan lalu ngakakk, speechless (keterlaluan banget sih ya kita jadi tamu, haha), apa boleh buat, kita kan tidak boleh menolak pemberian…alhasil kami pun menunggu dua sejoli memasak makanan untuk kami, ehemm (sampai di sini jadi agak gimanaa gitu…,haha)

Baiklah, makanan sudah siaaaaap… apa menunya? Ada nasi (pastinya), terong goreng, aneka sambal, sayur tahu, ikan acar kuning, telur, lumpia…hmm, kamipun makan bersama, ada ayah, ibu dan dua anak, upss salah, dan dua perampok, haha…rasanya seperti keluarga kecil bahagia sejahtera…sambil ngobrol kesana kemari, ah…saya berasa sedang berada di luar negeri, kata dosen saya mahasiswa yang kuliah di LN sering saling mengundang kerumah untuk makan bersama…oke…ini pemanasannya! Aha… baru pukul 20.30 kami pamit pulang, ya pulang setelah kenyang, haha…

Ada satu hal yang sangat saya syukuri, apakah itu…ternyata kegalauan saya selama ini terjawab ketika kami berempat di meja makan…dari guyonan kami yang tidak jelas, ada sebuah kalimat yang menampar saya dengan lembut dan SEKETIKA mengobati semua kegalauan saya…Alhamdulillah…ternyata obat galau tidak selalu dengan perenungan dan nasehat, bisa juga lewat guyonan gak jelas, jadi jangan sepelekan guyonan ya…tapi juga janga n guyon teruss… saya benar-benar mendapatkan hikmah silaturahim hari itu, bahagia… dapat makan 2 kali dan dapat pencerahan dari kegalauan, terima kasih…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: