Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Jalan

on October 12, 2012

Bertahun-tahun lalu saat aku masih bertanya-tanya aku mau jadi apa, mungkin kamu sudah menjadi seseorang, sudah bisa menjadi kebanggan dan menulis banyak cerita indah. Bertahun-tahun lalu di saat yang sama mungkin aku masih menjadi anak-anak yang berambisi menjadi dewasa, ingin segera tumbuh dan menjadi seseorang.

Saat itu ketika aku sedang sibuk membangun diriku dengan segala macam kesibukan, di belahan bumi yang lain mungkin kamu sedang memikirkan hal-hal yang sulit, atau mungkin sedang sibuk mencari pengalaman, atau bahkan hanya bermain-main dengan teman-temanmu. Saat aku belum memulai bermimpi yang sekarang, mungkin saaat kamu sudah mewujudkannya dan hidup dalam mimpiku.

Aku tidak tahu bagaimana kita menjadi dewasa, entah itu dengan perjuangan berat, dengan menemukan banyak cermin dalam indahnya persahabatan, atau mungkin dengan penjelahan dan percobaan-percobaan.

Aku hidup dengan caraku kan kamu hidup dengan caramu. Tidak ada yang tahu, bahkan kita tidak saling mengenal dan tidak membayangkan bahwa kita akan dipertemukan sekarang.

Bila memang takdir itu sudah tertuliskan, dimanapun aku dan bagaimanapun kamu, kelak pasti kita akan bertemu. Aku ingin mendengar cerita-ceritamu dan bertanya bagaimanakah rasanya hidup dalam mimpiku (yang juga mungkin menjadi mimpimu).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: