Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

4 Tahun

on September 9, 2012

Sebentar lagi kehidupan akan berganti. Tempat yang baru, status yang baru, teman-teman baru, kampus dan dosen baru, dan tentunya hidup yang baru. Memulai lagi semuanya dari awal. Tidak aka nada lagi Reni yang sabar dengan sikap kacauku, tidak ada lagi Ambon dan keluarga besar untuk makan dan tertawa bersama dan berbagi cerita, juga tidak akan ada lagi geng geblek, geng umplek2, dan semuanya.
Tidak aka nada lagi, karena mereka tidak akan terganti, tidak ada duanya yang bisa menggantikan mereka. Mereka tetap mereka, dan mereka telah mengambil tempat di hatiku hingga aku mati nanti. Empat tahun bukan waktu yang singkat, juga bukan waktu yang lama. Tapi, dalam empat tahun itu aku menjadi jiwa yang baru, yang banyak belajar, dan kini aku harus terus berubah untuk menjadi lebih baik. Agar proses selama 4 tahun bersama orang-orang terbaik tidak sia-sia. Ya, mereka adalah orang-orang terbaik yang menjadi guruku selama ini.
Esok, kehidupan akan segera berganti, dengan matahari yang baru, dengan jiwaku yang baru. Aku yakin akan menemukan orang-orang terbaik lagi disana. Mungkin lebih baik dari yang aku punya sekarang, tapi sama sekali tidak bisa dibandingkan.
Aku hidup dalam lingkungan dimana kami memanggil ‘ukhty’ tapi aku juga bergaul dengan mereka yang memanggil ‘jeng’, ‘mbakbro’, dan panggilan yang lain. Aku bergaul dengan mereka yang santun bertutur, pun juga bermain dengan mereka yang kata-katanya keras dan kasar, semuanya temanku, dan semuanya mengajari aku hal-hal baru.
Terima kasih UNS dan Solo, telah menjadi tempatku menempa diri. Semoga bisa kupersembahkan bakti terbaik untukmu dan negeri Indonesia tercinta.
Selamat datang lembaran baru hidupku, Universitas Gadjah Mada, semoga aku bisa mempersembahkan setiap apa yang ‘terbaik’.
Hidup terus bergulir, apa yang hilang hari ini akan diganti esok hari. Sejatinya bukan hilang, hanya berganti, yang dulu akan tetap abadi. Di SMA aku punya FF yang hebat, di UNS aku punya keluarga besar, geng geblek,geng umplek-umplek, ukhty dan akhi, dan nantinya ditempat yang baru akan kudapati lagi bintang-bintang yang akan mengisi lembaran buku kehidupanku. Semoga mereka baik adanya.

Tuhan, aku titipkan mereka yang aku cintai, Engkau sebaik-baik penjaga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: