Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Road To Ho Chi Minh City

on April 16, 2012

Lagi-lagi ini tentang rencana gila keliling dunia. Ada kesempatan kesana semacam pertukaran pemuda ASEAN yang diselenggarakan oleh ASEAN Youth Frienship Network. Nama acaranya adalah BiSAC (Bilateral Students Leaders Adventure Camp) yang akan diselenggarakan di University of Social and Humanities Ho Chi Minh City, Vietnam.
Awalnya saya dapat info dari link di fb teman, lalu saya buka lah… lumayan kesempatan jadi duta Indonesia (ini adalah salah satu list mimpi saya:menjadi duta indonesia). Siapa tahu ini adalah jalan saya menuju sukses karena setiap orang punya jalan masing-masing. Maka saya menapakinya. Saya deadline kerja saya untuk bisa mendaftar. Singkat cerita aplikasi saya yang berisi essay dan data diri lolos. Alhamdulillah…selanjutnya saya harus membuat video tentang diri saya dan skill saya. Gubrak!!! Syuting….
Bagaimanapun jalan kesuksesan harus ditapaki. Ditengah mumetnya menyiapkan PPAN dan uborampe skripsi saya menyusun strategi jitu untuk membuat video yang mengesankan. Tuing2…saya harus tampil cantik dan mempesona…..hahaha
Apa skill saya? Itulah yang dari dulu saya pertanyakan. Lalu saya memutuskan memakai senjata pamungkas! Pidato bahasa Jawa dan menulis huruf Jawa, cuma itu yang saya bisa 😦 ditambah lagi nge_MC pake bahasa Inggris biar kelihatan keren.
Seperti biasa Reni yang jadi korban dalam setiap kegilaan saya….. Dengan senang hati dia membantu saya, menjadi kamerawati abal-abal, hahaha… Cerita ini cukup berkesan dan membuat saya benar-benar bersyukur mempunyai sahabat yang begitu baik….semoga Allah memudahkan segala urusannya, amin…. Ternyata perpaduan artis abal-abal dan kamerawati abal-abal bisa berhasil juga. Hasilnya….. silakan dilihat disini…
Malamnya, Ari menjadi korban selanjutnya… saya harus segera mengirim video tapi sinyal modem saya payah… alhasil Ari yang punya modem baru harus merelakan modem dan laptopnya saya bajak untuk sementara waktu. Dan….berhasil ter-upload di youtube! Selanjutnya…..tinggal menunggu wawancara…
Hari wawancara yang akan dilaksanakan via skype berjalan tidak sebagaimana mestinya. Lama saya menunggu konfirmasi tentang jatah interview saya…tapi tidak ada balasan. Di tengah kegelisahan menanti saya malah mbolang ke Semarang, ikut seleksi yang lain: Pertukaran Pemuda Antar Negara dan terkena musibah: HP MATI. Bagaimana kalau ada sms tentang jadwal saya? Bagaimana kalau saya didiskualifikasi? Bagaimana saya minta jemput dari depan kampus? Ahhhh…..saya pasrah.
Adzan magrib saya sampai depan kampus dan terpaksa pulang ke kos jalan kaki. Adzan isyak saya sampai di kost dan ternyata benar puluhan sms masuk setelah saya menghidupkan HP, semuanya dari BiSAC dan semuanya tentang jadwal interview saya. PUKUL 14.00 WIB. Astagfirullah… saya sudah melewatkan kesempatan berharga!
Tapi saya tidka putus asa. Teringat Sifa yang telat mengumpulkan berkas mawapres seminggu lamanya tapi masih bisa lolos 16 besar! Saya beranikan diri meng-SMS panitianya dan Alhamdulillah saya diberi kesempatan. Ternyata semua cara memang perlu dicoba!haha
Saya bergegas ke lantai atas yang sinyalnya lebih kuat dan mungkin cukup bagus untuk skype. Eng…ing…eng…lemotnya minta ampun….
Dengan mengharap rahmat Allah yang maha kuasa saya beranikan diri (lebih tepatnya gak tau malu) meng-SMS panitianya dan meminta interview via phone. Dan….dikabulkan! What a miracle! Tapi saya yang menghubungi…
Next, pulsa! Telfon malam-malam pasti mahal, wawancaranya berapa lama ya? Butuh berapa juta ya? Dengan PD saya menelepon dik Vivy,
“Dik, isiin pulsa ya!”
“Berapa mbak?”
(sambil berpikir dan melogika) “lima puluh ribu.” (lalu terpikir: meh dibayar nganggo opo???)
“sip mbak!”
Lalu sesi wawancara pun terlaksana dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan saya merasa berhasil ‘menjual’ skill dan pengetahuan saya, haha… saya bercerita tentang Vietnam dan mengatakan bahwa saya sudah belajar banyak, padahal…. tepatnya sedikit-sedikit baca….hehe, namanya juga promosi. Pada waktu wawancara saya menjelaskan bahwa Vietnam adalah negara sosialis dengan pedenya. Ternyata…setelah saya buka lagi Vietnam adalah negara KOMUNIS! : (
Saya sudah benar-benar pasrah sekarang, dengan semua kelalaian dan keanehan saya. Semoga hasilnya memuaskan dan….. LOLOS! Amin… Ya Allah I’ve done my best!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: