Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Allah adalah tujuan kami

on February 20, 2012

Mengarungi samudera kehidupan
Kita ibarat para pengebara
Hidup ini adalah perjuangan
Tiada masa tuk berpangku tangan
Setiap tetes peluh dan darah
Tak akan sirna ditelan masa
Segores lukan dijalan Allah
Kan menjadi saksi pengorbanan
Allah ghoyyatuna
Ar Rosul qudwatuna
Al qur’an dusturuna
Aljihadu sabiluna
Al mautu fi sabilillah
Asma amanina
Allah adalah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Alqur’an pedoman hidup kami
Jihad adalah jalan juang kami
Syahid dijalan Allah adalah cita-cita kami tertinggi…

Indah ya syair ini. Saya menangis ketika lama tak mendengar nasyid ini dan kemudian mendengarnya kembali. Seperti kehilangan apa yang sempat saya miliki dulu… Alhamdulillah, Allah memberikan kasih sayangnya selalu dan menjaga saya tetap berada di lingkungan ini…

Hidup ini adalah perjuangan
Tiada masa tuk berpangku tangan

Ya, hidup adalah perjuangan. Seyogyanya tidak ada waktu bagi kita untuk bermalas-malasan. Kewajiban kita lebih banyak disbanding waktu yang kita punya. Maka wajib bagi kita “ketika selesai dari suatu urusan, maka bergegaslah kepada urusan yang lain.” Rasulullah adalah manusia paling produktif. Tidak ada waktunya yang tidak bermanfaat.

Diamnya adalah pikir
Bicaranya adalah dzikir
Amalnya adalah keteladanan

Ya Rosulullah, aku merindukanmu…meski akupun tak sanggup membayangkan seperti apa dirimu. Aku hanya tahu bahwa engkau sangat mencintai ummatmu, hingga sebelu kau wafat dan kelak dibangkitkan pertama kali, “ummati…ummati…” kata yang engkau ucapkan. Semoga aku selalu menjadi pengikutmu yang baik dan pantas engkau sebut sebagai “ummati…” itu. Salam atasmu wahai rosulullah tercinta…

Setiap tetes peluh dan darah
Tak akan sirna ditelan masa
Segores lukan dijalan Allah
Kan menjadi saksi pengorbanan

Ya, Allah tidak pernah tidur. Dia maha melihat semua yang kita lakukan hingga setiap peluh yang menetes tidak lepas dari sepengetahuannya. Hingga semangat yang mengalir bersama aliran darah senantiasa dia melihatnya. Semuanya akan menjadi saksi pengorbanan kita kelak. Semua gelisah, lelah, kecewa, juga luka yang menganga atau tersembunyi dalam hati.

Allah adalah tujuan kami
Rasulullah teladan kami
Alqur’an pedoman hidup kami
Jihad adalah jalan juang kami
Syahid dijalan Allah adalah cita-cita kami tertinggi…

Ketika Allah menjadi tujuan, maka tidak akan ada yang sis-sia. Tidak aka nada yang terlalu berat karena Allah lah yang memberi tenaga. Tidak aka nada yang terlalu sakit, karena Allah yang memberikan kekuatan. Percaya dan cinta padaNya membuat hati selalu damai apapun yang terjadi. Allah tempat kita memulai dan berakhir.

Rasulullah, apalah yang bisa kami lakukan bila dulu tidak ada engkau yang mengemban amanah berat ini pada awalnya. Apalah yang kami tahu tentang islam dan mencintai Allah bila kau dulu tak mengajarinya. Bagaimanakah kami tau tentang dakwah dan jihad bila engkau tidak mencontohkannya… maka semoga kami selalu menjadikanmu teladan dalam semua aspek hidup kami

Al-qur’an pedoman hidup kami. Ia mengajari kita semua ilmu, melalui qur’an kita tengah berbicara dengan Allah. Melantunkan ayat-ayat cintaNya, memperlajari dan mengajarkannya. Dengannya kita tidak akan pernah tersesat selama kita memahaminya dengan fikroh yang benar dan tidak sombong.

Jihad adalah jalan juang kami. Jihad bukan sebuah kata yang menyeramkan. Jihad adalah jalan yang mulia dan bagi semua hal yang mulia, jalannya yang ditempuhnya pun selalu mulia. Islam adalah agama kedamaian dan keselamatan, maka jihad sejatinya adalah permbawa kedamaian dan keselamatan itu sendiri. Dan inilah jalan jihadku, menjadi da’i sebelum yang lain, menjadi bagian dari sebuah kata mulia bernama dakwah. Berat ya? Tidak, bahkan kita semua mempunyai kewajiban berdakwah, sadar atau tidak.

Allahumma amitni ‘ala syahadati fi sabilik. Ya Allah matikanlah aku dalam keadaan syahid di jalanmu. Apalah yang lebih indah daripada akhir hidup seorang muslim selain menjadi syuhada. Maka tidak ada pilihan selain menjaga keikhlasan dan keistiqomahan dijalan Allah…

“Mintalah firdaus yang tertinggi.” Kata rosulullah, maka apa salahnya selalu menyenandungkan permintaan ini dalam do’a-do’a kita…

“Ya Allah, berikanlah aku syahid di jalanMu…”

Jalan ini memang panjang dan lama. Tapi janji Allah tidak pernah salah dan teringkar. Suatu saat agama yang mulia ini akan tegak dan semoga kita termasuk dalam pengusung-pengusungnya. Meski mungkin kita tidak melihat kejayaan itu,,, semoga surgalah yang akan menjadi tempat kita merayakannya.

Ikhlas. Semangat, istiqomah. 19022012

Advertisements

3 responses to “Allah adalah tujuan kami

  1. L says:

    Silahkan bicara dengan bahasamu bila ingin meluapkan cuaca perasaan. Amat disayangkan bila kita sebagai muslim meratapi kegamangan yang sengaja kita ada adakan sebelumnya. Hati berbisik tentang komitmen, adakah bukti? Semua sudah tahu bahwa butuh pengorbanan untuk menjadikan jelas tentang kebenaran komitmen itu. Mengeluh bukan hal yang pantas sebagai pilihan. Justru marahlah bila perlu. Karena itu masih sedikit lebih baik dari pada putus asa. Sedikit? Ya, sedikit, karena tidak selalu Rosulullah membenarkan setiap kemarahan. Berkata jujur itu mudah namun bagaimana bila jujur pada diri tentang komitmen yang kita sendiri masih harus berpura-pura tentangnya. Sekalipun itu adalah keputusan pribadi. Ya, itu berat. Amat berat diawal. Berdiri diatara bayangan kesartria dan pengharapan. Penuh ketidakpastian. Walau memang masih ada serpihan kata kemungkinan dalam ketidakpastian itu. Apakah mungkin karena kita masih belum sepenuhnya menyandarkan iman pada Allah. Atau mungkin karena salah ataukah karena mungkin mungkin yang lain… Terlalu kelu untuk di ungkapkan. Sungguh telah jelas antara yang nampak dan tersembunyi.
    Butuh sedikit kesepakatan kecil untuk mendamaikan proses perjalanan. Sepakat dan kemudian meyakini bahwa satu haluan ketaqwaan adalah tujuan. Semoga penyesalan bukan menjadi penutup episod. Kadang diri merasa jauh dari kepantasan, bersyukur masih ada satu yang kan setia menerima dengan tangan terbuka dan senyum termanis bagi mereka yang berusaha melangkah dan memohon…
    Terima kasih Allah…

  2. masih belum nyambung dengan maksud komen ini, tapi baiklah, akan aku cerna… 😀
    terima kasih…

  3. Tulisan yang luar biasa , kami yakin amat berguna untuk mereka yang membaca,
    saya nantikan postingan selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: