Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

SBY HARAM DATANG KE SOLO!

on February 19, 2012

Begitulah salah satu poster demo mahasiswa ketika presiden SBY datang ke Solo dan Sragen. Adik tingkat saya yang melaporkan dari tempat terjadinya demo (dia sedang magang di Solopos). Kemudian dia menambahkan komentar,
“Kalau anda tidak mau dipimpin SBY, maka KELUAR dari Indonesia SEKARANG juga.”
Saya pun tersulut emosi (saya salah satu penggemar SBY, hehe). Bagi saya mahasiswa yang mengutarakan hal tersebut adalah orang-orang putus asa. Apa yang mereka harapkan dari itu semua? Apakah SBY sedemikian keji sehingga diHARAMkan masuk Solo? Apakah SBY sudah murtad? Setahu saya dia masih penganut Islam dan menjalankan sholat.
Saya melihat pak SBY sudah tidak sebagus dulu memang. Kini saya tidak lagi melihat SBY yang gagah dan ganteng. Sekarang wajahnya menua dan kantong matanya makin tebal. Apakah dia menanggung beban yang sedemikian besar? Menghabiskan waktu tidurnya untuk memikirkan rakyatnya (termasuk yang selalu mneghujatnya)? Kasihan Pak SBY…

Mahasiswa yang mengatakan demikian berarti dia sudah mempunyai alasan yang kuat dan jalan keluar yang jitu untuk menjawab berbagai permasalahan Indonesia. Kalau belum punya dan hanya asal bicara, jangan mengaku mahasiswa, kasian mahasiswa lain yang benar-benar berkontribusi ikut2an mendapat cap buruk. Karena seringkali kesalahan satu orang akan digeneralisasikan.

Bagaimana rakyat yang tidak percaya pada pemimpinnya akan bisa melihat kebaikan yang hendak dibawa oleh pemimpin? Kalau banyak orang mengkritik SBY dan menyalahkannya, seringkali saya dan Bapak saya ganti mengkritik orang yang hanya mengkritik tersebut. Akhirnya memang negeri ini benar-benar menjadi negara kritikus. Kata Bapak saya,
“Tidak perlu banyak kritikan. Beri kritik sekali saja yang membangun syukur dengan penyelesaiannya juga dengan cara yang baik, kita kan punya etika. Kalau mau berubah itu dimulai dari kita sendiri. Bapak di kantor juga berusaha menjalankan tugas sebaik-baiknya. Baik terhadap bawahan, berusaha adil danmerangkul semua.
Buktinya sampai sekarang bapak gak pernah kena kasus kan. Kalopun dikritik itu wajar tapi tidak pernah untuk hal-hal yang sangat penting. Isone kok mbur ngritik. Kalo mencari kekurangan semua orang bisa, tapi memberi solusi hanya orang-ornag tertentu yang bisa. Dan biasanya mereka tidak banyak mengkritik. Tidak banyak bicara tapi langsung bertindak.”

Begitulah, menyampaikan kritik itu boleh dan dianjurkan. Yang dikritik pun harus menerima karena kritikan merupakan bukti kepedulian untuk berjalan ke arah yang lebih baik. Negeri ini adalah negeri yang beretika. Sampaikan kritikan dengan santun sehingga pemimpin merasa dicintai. Fitrahnya ketika seseorang dicintai dan dihargai maka dia juga akan mencintai dan menghargai.

Khusus untuk Pak SBY, saya berkhuznudzan beliau adalah orang yang baik. Lepas dari semua kekurangannya, dia telah merelakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk bangsa ini, untuk saya juga salah satunya karena saya bagian dari bangsa ini.

Semoga Allah membimbingnya hingga selesai masa amanahnya. Semoga rakyat Indonesia tidak lupa mendoakan pemimpinnya agar mampu berlaku adil dan menjaga amanah. Apalah artinya SBY tanpa dukungan segenap rakyat…
Untuk mereka yang berdemo, terima kasih telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menyuarakan kekecewaan, tapi tolong telurkan pula ide-ide inovaif sebagai pertanggungjawaban gelar “kaum intelektual” yang tersemat dalam diri kita. Mari mengasah ilmu dan skill kita dengan sungguh-sungguh (kuliah yang bener) agar dapat semakin cepat membawa perubahan. Kita adalah motor perubahan, bukan kritikus ulung yang terus mencari kekurangan lalu cuci tangan setelahnya. Hidup Mahasiswa!!!

Advertisements

2 responses to “SBY HARAM DATANG KE SOLO!

  1. Alin Mursalin says:

    Td ke 2 k3 saya lg ke solo, mau liat ke adaan bpx sya di hotel lalu k3 sya msx hotel tiba2 dy depan hotel bny skli org yg mau menunggu kedatangan ny pak sby, awal ny k3 sya tdx tau klau pak sby kan dtng k3 sya brtny sma bpx sya trnyata pak sby akan dtng lalu k3 sya siap2 di depan tuk sambut pak sby, pak sby dtng dngan mobil wrna hitam k3 sya lngsng foto pak sby dr jauh, k3 sya terkejut bru per1 kli k3 sya mlihat pak sby scra lngsung, andai qn saya berada dy sna saya qn terharu mlht pak sby krna sya bs mlht beliau andai saja sya bsa, duh kecewa sya,,

  2. Alin Mursalin says:

    sory klu cerita ny kpnjangan soal ny sya piengen bngt liat beliuau,, hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: