Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Untuk Ibuku Tercinta…

on December 27, 2011

Ibuku bukanlah manusia sempurna yang tanpa cacat. Ibuku sering salah, khilaf, dna lupa
Ibuku bukan juga orang yang selalu mampu berbuat baik, ia pun kadang berbohong dan menyembunyikan sesuatu
Ibuku bukan mahapemberi yang menuruti semuanya, bahkan ia lahir dalam keterbatasan dan hidup dalam kesederhanaan
Ibuku bukan wanita super yang bisa segalanya, ia pun lelah dan jatuh sakit kapan saja
Ibuku bukan wanita yang sangat lembut dan sabar, Ibuku pun pernah marah dan membentak…
Ibuku bukan orang penting yang melayani banyak masyarakat, dia lebih banyak dirumah dan membantu sekenanya…
TAPI…
Dialah ibuku nomor 1
Dialah yang selalu terbangun lebih dulu dan memanjatkan doa cintanya untukku jauh ketika aku masih terlelap dalam mimpi. Ibuku telah berpikri bahkan bekerja untuk mewujudkannya
Dialah yang selalu merindukan kepulanganku tiap akhir pekan dengan binar muka yang cerah seakan berkata, “Anak kebanggaanku telah pulang. Kabar baik apa yang kau bawa hari ini nak?”
Juga menelepon bila aku tak pulang, sekedar memastikan anakku sehat, baik, dan sedang menjalankan amanah dengan baik.
Dialah yang selalu repot menyiapkan makanan enak setiap aku dirumah, membiarkan aku tidur sepanjang hari tanpa membangunkanku untuk membalas hari-hari beratku di rantau
Saat aku sakit, dialah yang lebih merasakan sakit…
Dia juga yang selalu rela makan di akhir demi aku merasakan kenyang lebih dulu
Kalau dirumah ada makanan enak, dia selalu memikirkan aku, “apakah yang kiranya anakku makan disana?”
Dia tidak pernah mengeluh dengan anaknya yang malas dan selalu gagal, yang jarang memberikan kebanggaan, bahkan kau mendapatinya kecewa dengan dirinya sendiri yang tidak mampu membuat anaknya sukses
Dia yang rela berpeluh dan sakit demi aku bisa sekolah dan meraih kehidupan terbaik,,,
Maka,
Kelak akan kuwujudkan hari itu, saat dengan bangga aku memperkenalkan siapa ibuku dan bagaimana dia telah mendidikku…
Juga hari itu, saat aku mengabarkan bagaimana dunia menyambutku, dan aku tahu disana ibu tengah tersenyum mendengarnya…
Tiba-tiba aku ingin pulang, membantu ibuku sekedar mencuci baju, mencuci piring, atau menyapu dan mengepel juga memijit pundaknya yang kini rapuh dan gampang lelah
Siapakah yang membantunya setiap hari? Siapakah yang memijit tubuhnya yang lelah? Siapakah yang menemaninya bekerja hingga larut?
Allah, jagalah ibuku saat aku tak mampu menjaganya…dekaplah dia dengan kasih sayangMu
Dan jadikanlah aku anak yang berbakti dan memuliakanNya, amin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: