Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Inilah kita, saling mengingatkan!

on November 22, 2011

Apakah selama ini kita merasa semua yang kita lakukan adalah jerih payah kita sendiri?
bukan, Allah yang memberi kekuatan.
Kalau kau takut lelah dan hendak berhenti berjuang, berhentilah maka Allah tidak akan memberimu tenaga untuk terus melangkah. Bila kau optimis dan berserah, sungguh Allah yang akan menguatkanmu , merahmati setiap langkah dan menganugerahkan ketenangan dalam hati.

Cukuplah Allah menjadi bekal dan tujuan.
Aku sering futur dan menyendiri dalam sudut kamar yang sepi. Maka hatiku pun akan jadi sepi dan tak henti mencari. Tahukah kau apa yang sebenarnya aku cari? Apa yang selama ini ingin aku tinggalkan. Semakin aku melangkah menjauh aku akan semaki hilang.karena bersamalah aku mampu menjadi manusia yang lebih bertanggungjawab, bercita-cita, mencintai, dan saling memahami.
Karena aku masih seringkali berfikir dengan cara manusia. Aku pertanyakan lagi keikhlasan hati ini dalam mengarungi perjuangan hidup yang kita jalani bersama. Adakah aku bukan hanya mnegharap ridho Allah semata?
Dari sinilah aku belajar tentang keikhlasan dan kepercayaan. Saat tidak ada hasil yang pasti, maka saat itu aku harus bersabar. Ketika sudah banyak yang dikorbankan dan kini dilanda kesusahan, maka daku belajar tentang keikhlasan sekaligus keyakinan. Bahwa segala yang kita berikan karena Allah akan dibalas oleh Allah dengan berlipat lipat. Ini bukan urusan harta…lebih dari itu.
Saat aku merasakan hariku padat, Allah menganugerahkan waktu yang full manfaat dan pekerjaan2 yang muntijah tanpa rasa lelah yang payah. Saat aku lega tanpa beban, maka urusan pun terlaksana sekenanya dan makin banyak waktu yang terbuang. Saat yang lain ragu dengan masa depannya Allah menganugerahkan keyakinan dan ilmu yang tidak didapat oleh yang lain. Semua karena kita mau berlelah-lelah, mau berusaha dan mau berkorban, untuk segala yang kita korbankan, ada balasan yang tidak diterima oleh mereka yang hanya diam dan menunggu.
Aku bersyukur berada disini, diantara mereka yang mengingatkanku saat aku tak lagi amanah, menguatkan saat aku mulai ragu dan menemani saat aku sendiri dan menawarkan dirinya untuk membantu dalan setiap kesusahanku.
Semoga Allah memuliakan mereka dan memberiku kekuatan untuk mencintai mereka, selalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: