Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Allah never leave us!

on November 6, 2011

“Dalam pergantian siang dan malam terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir”.

Ya, tanda-tanda kekuasaan Allah selalu bisa dirasakan apabila kita mau membuka mata dan merasakan setiap detik hidup kita dengan penuh ketundukan dan kesadaran bahwa alam semesta ini tidak lepas dari penguasaan dan pemeliharaan Allah swt… coba lihat semut yang sangat kecil, mereka telah dijamin rejekinya oleh Allah…pohon-pohon itu pun masih hijau dan tumbuh tanpa kita melihat bagaimana akar, batang, dan daunnya bekerja untuk tumbuh dan berkembang. Buah-buahan yang mulai berubah warna, siapakah yang mengecatnya? Terkadang mendung gelap menggelayut namun hujan tak datang… sementara di belahan bumi yang lain cuaca sangat dingin  bahkan sangat panas… Ngomong2 tentang semut, kita bisa belajar banyak hal darinya. Semut itu kalau bertemu saudaranya pasti menyapa, istilahnya salam2an atau  bahkan cipika cipiki dalam pergaulan manusia. Semut juga makhluk yang pekerja keras dan gotong royong… iya kan? Ayo kita melihat makhluk2 Allah lebih dekat…

Begitu pula dengan hikmah. Hikmah adalah harta setiap muslim yang hilang, dimanapun mereka menemukannya ambillah. Hanya saja terkadang kita terlalu sibuk dengan urusan dunia sehingga tak punya sedikit waktu untuk merasakan kesyukuran dan mengambil hikmah dari setiap kejadian. Apapun yang terjadi dalam hidup kita, setiap cuil detik yang kita lalui mengandung hikmah. Apabila sampai saat ini kita masih bernafas, maka ini adalah kebesaran Allah yang menjaga organ-organ kita tetap berfungsi secara baik. Kalau saat ini kita masih berjalan maka itu adalah karunia Allah yang sangat besar disaat banyak orang yang tidak mampu lagi berjalan. Namun, bukan berarti mereka yang tidak lagi mendapatkan nikmat berjalan mereka tidak lagi dikasihani Allah. Justru, Allah lah yang paling tahu bagaimana cara menyayangi hambaNya… masalahnya hikmah ini kadang kurang bisa diterima dan dipahami…mungkin saja dengan tidak bisa berjalan membuat waktu kita bermunajat dengan Allah lebih banyak, waktu kita belajar dan berpikirpun lebih banyak… juga, kesempatan berbuat dosa dengan banyak jalan-jalan dan muter2 gak jelas jadi berkurang… kalau kita gagal, maka pintu kesempatan lain banyak yang terbuka, hanya saja terkadang kita terlalu fokus dengan kegagalan itu sendiri… Allah juga sedang mengajarkan kita arti sabar dan ikhlas, bukankah itu yang selalu kita minta dalam doa-doa kita selepas sholat…

Apapun yang terjadi dalam hidup ini, tidak lepas dari pengawasan Allah swt yang SELALU MENYAYANGI KITA DAN TAHU YANG TERBAIK DALAM HIDUP KITA.

Dan juga, ini yang penting, ILMU. Ilmu Allah itu terbentang di seluruh jagad raya, semakin kita tahu maka kita akan semakin menyadari bahwa lebih banyak hal yang belum kita tahu. Maka tidak ada alasan untuk berhenti belajar. Ilmu adalah kunci meraih mimpi-mimpi dna meraih keridhoan Allah swt… apakah harus ilmu agama? Saya rasa tidak. Saya belajar bahasa Inggris maka saya harus bisa membuat ilmu saya bermanfaat. Misalnya, dengan lancar berbahasa Inggris saya bisa lebih mudah berdakwah keluar. Apa ilmu yang Anda kuasai?pastikan itu bermanfaat! J

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: