Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

POTENSI

on September 22, 2011

Terinspirasi dari kegiatan mentoring saya kemarin bersama adik-adik baru angkatan 2011. materi pertama adalah ma’rifatul insan (mengenal diri sendiri). kala itu saya meminta adik-adik saya menulis semua potensi yang dimiliki. jawaban yang mereka tuliskan sangat beraneka macam dan cukup menggelitik. ada yang menuliskan potensi hidup, bernafas, bergerak, tumbuh dan berkembang (seperti ciri-ciri manusia) juga ada yang menuliskan bisa bernyanyi, akting, mencicipi masakan, sampai menggombal. jawaban mereka sangat lugu dan jujur. yah, selama ini begitulah kita sering melihat potensi diri kita, sesuatu yang bisa dibanggakan pada orang lain dan mungkin menuang prestasi. padahal, potensi-potensi yang dituliskan tersebut hanya sebagian sangat kecil sekali dari keseluruhan potensi yang dititipkan Allah pada kita. yah, sebagian kita baru menyadari potensi sebatasa potensi fisik yang bisa dilihat, diraba, dan diterawang. sementara itu, kita seringkali kurang menyadari potensi lain yang dititipkan oleh Allah yakni potensi ruh atau jiwa dan potensi pikiran. potensi ruh adalah pemegang kendali keseluruhan kehidupan kita sebagai manusia, disitulah muncul nilai-nilai ketuhanan dan kejujuran. maka dari itu banyak orang sering mengatakan “hati kecilku” itu maksudnya adalah jiwanya yang selalu menuntun pada apa yang disebut kebenaran.
selain itu ada juga potensi pikiran. otak kita terdiri dari miliaran sel yang terus berkembang setiap detiknya apabila terus menerus digunakan. ibarat PC otak kita tidka akan penuh sampai kita mati. namun, sedikit yang menyadari hal tersebut. ada sebuah guyonan, apabila ada yang menjual otak second maka yang paling mahal di dunia adalah otak orang Indonesia, karena jarang digunakan. ini adalah sebuah penghianaan besar bagi orang-orang Indonesia, termasuk saya.
nah, potensi fisik, ruh dan akal tersebut bisa menggiring kita pada dua kmeungkinan, menjadi orang yang beriman dengan mesyukuri semua nikmat yang sudah diberikan oleh Allah swt. bisa juga potensi itu mengantarkan kita kepada kekufuran. itu semua tergantung pilihan kita. Allah sudah membekali kita dengan semua potensi tersebut. mau kita apakan?terserah kita…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: