Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Berhentilah Mengeluh

on September 19, 2011

Kalau kita memilih untuk mengeluh, tentulah hidup ini akan dipenuhi dengan keluhan. Sifat dasar manusia yang tidak pernah puas menyebabkan buta mata, hati, dan telinga dari mensyukuri nikmat Allah swt. Suasana panas kita mengeluh, dingin juga mengeluh. Sedikit masalah mengluh apalagi banyak masalah. Sebenarnya kenapa kita mengeluh? Karena kita punya keinginan terhadap sesuatu keadaan yang lebih baik. Namun, kita tidak mempunyai kekuatan untuk merubahnya. Lalu, apakah kita hanya bisa mengeluh?
Sebuah atau bahkan ribuan keluhan tidak akan bisa mengubah apa-apa. Keluhan hanya akan membuat suasana makin buruk. Bagaimana tidak, saat kita mengeluh sesungguhnya hati dan pikiran kita tengah meng-iya-kan keadaan yang terjadi. Seringkali sebuah keadaan itu menjadi berat karena kita yang salah menyikapinya. Sebuah keadaan atau permasalahan hanya bisa diselesaikan dengan menyelesaikannya, bukan dengan mengeluh. Selain tidak mampu menyelesaikan masalah, mengeluh akan membuang tenaga. Akan lebih baik tenaga dan pikiran kita digunakan untuk berupaya menyelesaikan masalah tersebut. Misalnya saja saat cuaca panas, kita mengeluh kepanasan dengan muka cemberut tidak akan menyelesaikan apa-apa. Lebih baik segera mencari kipas atau melakukan hal lain yang bisa menghindarkan kita dari kepanasan. Hal itu jauh lebih realistis.
Dalam kuliah hal itu juga sangat sering terjadi. Banyak tugas dan jadwal padat itu kan memang tujuan kita dikirim ke kampus oleh orang tua kita. Lalu, saat semua tenaga dan biaya sudah dikerahkan kenapa kita malah merasa terbebani. Inilah sudut pandang yang aneh. Bukankah semua mahasiswa ingin mendapatkan ilmu di kampus, namun saat ilmu itu mengetuk melalui tugas dan buku-buku malah sangat dihindari. Saat ilmu itu semakin dekat malah kita menjauh dan banyak mengeluh. Aneh. Kalau banyak tugas tidak usah mengeluh karena kita sedang menapaki jalan surge, barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu Allah akan memudahkan jalannya ke surga, sabda Rosulullah tercinta. Saat saya merasa berat mengetik atau menulis tugas, satu hal yang saya ingat, satu huruf satu pahala, haha (dengan menganalogikan satu langkah satu pahala bagi orang yang berjalan ke masjid, atau satu huruf sepuluh kebaikan bagi orang yang membaca al-qur’an) entah bisa dianalogikan atau tidak, yang jelas itu menyemangati saya. Memang urusan pahala itu urusan Allah namun pahala juga merupakan motivasi yang menggiurkan.
Kembali ke permasalahan mengeluh, lebih baik segera kita upayakan pemecahan masalah yang hendak dilakukan. Ujian kecil bisa mejadi sangat besar kalau kita menyikapinya secara berlebihan, demikian juga ujian besar bisa mengahncurkan kalau kita salah menaggapi. Bukankah Allah itu sesuai persangkaan hambaNya, maka berprasangkalah yang baik. Tidaklah kita ditimpa musibah atau kesedihan melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosa kita. Gimana gak enak tuh? Cuma modal sabar dan berpikir positif. Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah, maka mari kita segera berhenti dari orang yang selalu mengeluh menjadi orang yang senantiasa bergerak untuk menghindari segala macam keluhan dengan mengupayakan jalan keluar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: