Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Inspiring Teacher!

on September 18, 2011

Guru yang agung itu menginspirasi. Sebuah wejangan dari dekan saya, Bapak Furqon Hidayatullah. Seorang guru yang baik tidak hanya memberi tahu namun juga memberi contoh atau keteladanan dan mampu menginspirasi. Menginspirasi siswanya untuk mau bergerak dan melakukan sebuah perubahan. Esensi dari pendidikan itu sendiri adalah adanya perubahan dari satu kondisi ke kondisi yang lebih baik. Lalu bagaimana usaha seorang guru untuk bisa menginspirasi murid-muridnya?
Salah satu contoh yang saya temui adalah ketika ada seorang teman yang tengan menjalani praktik pengalaman lapangan di salah satu sekolah di solo. Sebelum mengajar dia mengirim sms ke saya yang berisi “hari ini anak-anak dikasih motivasi apa yang enaknya?” lalu saya mengusulkan agar diberi hadist tentang kemuliaan orang yang menuntut ilmi. Ternyata hal itu sudah dia sampaikan kemarin dan dia harus memberikan motivasi yang berbeda. Sebuah cara sederhana yang bisa dilakukan dengan memberikan kata-kata motivasi sebelum memulai pelajaran sehingga siswa tahu kenapa dia harus belajar dan apa saja yang akan dia dapatkan. Hal ini akan mampu memberi inspirasi bagi siswa untuk meningkatkan semangat belajarnya.
Cara lain adalah dengan keteladanan. Keteladanan itulah yang dilakukan oleh Rosulullah saw dalam membina umat-umat terdahulu. Tanpa banyak babibu langsung memberikan contoh nyata yang aplikatif. Saya jadi teringat iklan di bulan puasa tentang seorang kepala sekolah yang menjual motornya untuk pengobatan sang istri. Padahal di satu sisi dia bisa ‘meminjam’ uang sekolah. Hal itu menggugah siswa-siswanya untuk membelikan sepeda onthel untuk kepala sekolah tersebut. Dan tentunya hal tersebut diluar dugaannya. Begitulah sebuah keteladanan yang dilandasi keikhlasan akan mampu menggerakkan banyak hati. Karena keikhlasan adalah bahasa hati dan hanya dapat dirasakan oleh hati. Guru yang menginspirasi tidak akan merasa berat berangkat pagi untuk menyambut muridnya, menjelaskan suatu materi berulang kali, bahkan membuka pintu rumahnya bagi siswa-siswa yang dicintainya.
Tugas guru adalah mendidik, bukan hanya mengajar. Mendidik manusia dalam segala aspek kehidupannya terutama ruhiyahnya. Maka pembelajaran dengan ilmu pengetahuan saja tidak akan mampu memberikan efek yang ‘sampai ke dasar hati’. Mengapa demikian? Karena ilmu pengetahuan itu sumbernya dari Allah swt maka kenalkanlah Allah swt maka ilmu pengetahuan akan lebih mengena karena mereka mengenal dekat sumber segala ilmu pengetahuan.
Menjadi guru yang menginspirasi. Bukan hanya mampu membuat siswa menjadi pandai, namun juga mampu memahami kepandaian dan isi dari kepandaian tersebut serta mengenal sumber segala kepandaian tersebut. Inspirasi akan menggerakkan kekuatan yang tidak terlihat melebihi apa yang kita duga. Semua siswa kita mempunyai hak untuk sukses dan kita punya kewajiban untuk membukakan pintu-pintunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: