Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

YANG TEGAR DI JALAN ALLAH

on September 2, 2011

Sulitnya meyakinkan manusia untuk menyakini keyakinannya sendiri
Juga membangun barisan yang rapi bak bangunan yang kokoh
Ditambah kondisi jiwa yang labil dan menginginkan kebebasan
Mereka yang mencoba menegakkan punggung untuk mengusung misi mulia
Beratnya jalan yang akan ditempuh sudah tentu kau pahami
Untukmu yang selalu member senyum semangat tiap aku lelah dan hendak menyerah
Bahwa jalan yang kita pilih memang berat
Tak ada alas an yang cukup kuat bagi kita untuk bertahan
Selain karena cinta dan optimism akan janji Dia yang tak pernah mendustai janji
Bahwa lelah kita akan terbayar surge
Karena kaki ini tak akan pernah berhenti sebelum menginjak surga dan mencium baunya
Saat aku penat dan tak kuat
Selalu ada manusia-manusia hebat yang menepuk punggungku
Menyadarkan aku bahwa penatku bukanlah seberat yang mereka pikul
Atau yang dulu dipikul orang-orang dengan mimpi serupa dengan kita
Kita tidaklah sendiri di jalan ini, ada jutaan manusia yang melalukan lebih
Kalau kini kita hanya berhadapan dengan cacian dan sunggingan tak suka
Sungguh dibelahan bumi yang lain para pemuda tengah berperang untuk bisa beribadah dirumahnya sendiri
Berapa yang aku korbankan?
Sungguh Abu Bakar hingga tak mempunyai apa-apa selain Allah dan Rosulnya,
Dan itu berbalas “ Sungguh, kau akan bersamaku di surga” dari rosul tercinta
Apakah kau rindu pulang?
Sungguh diluar sana banyak yang bertahun-tahun tak pulang demi menuntut ilmu, demi berjihad dengan cara masing-masing
Ketika kelak kita ditanya tugas pokok ini
Berdakwah sebelum yang lain,
Sebaik apa kita mampu menjawab?
Berapa usiamu sekarang?
Diluar sana anak-anak kecil tengah berlomba menghafal alqur’an
Sekelompok pemuda tengah memperjuangkan desa-desa dan mushola untuk dibina
Mereka telah mempersiapkan amal jariyahnya
Maka, lelahmu, penatmu, sakitmu, bukanlah apa-apa…
Bukan karena siapa mereka atau siapa kita sekarang
Tapi kita adalah sama manusia dengan amanah sebagai dai sebelum yang lain
Waktu kita sama, usia kita sama, fasilitas kita mungkin jauh lebih baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: