Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Friend Forever…

on August 21, 2011

Tentang sekumpulan anak manusia yang menggapai cita bersama dalam ikatan sebuah nama. Di dalamnya kami saling menguatkan, menghibur ketika sedih, berbahagia saat rasa syukur itu datang. Kami tidak dibesarkan dalam foya-foya dan indahnya masa muda. Kami mempunyai keindahan tersendiri. Kebahagiaan kami adalah hari-hari yang melelahkan, terjaga di tengah malam gelap dingin menggambar mimpi-mimpi kami diantara bintang-bintang, turun dan mendaki mencapai tujuan, saling menuntun dalam kepercayaan. Kami dibesarkan dalam kesetiakawanan dan semangat kebersamaan. Susah dan senang kami bersama-sama, sakit kami tanggung bersama, bahagiapun kami syukuri bersama. Dan kebahagiaan itu hadir, dalam kaki-kaki yang makin kuat berpijak, dalam lantunan lagu rindu yang masih terngiang meski tlah bertahun terlewati. Lelah itu pupus dalam riangnya tawa kami. Tangis yang sering hadir ibarat sungai yang menyatukan jiwa-jiwa kami yang terpisah.
Kami dibesarkan bersama-sama dalam semangat membangun jiwa-jiwa yang tangguh. Waktu kami adalah produktivitas. Pernah kami jatuh, tapi kami tetap bangkit bersama-sama.
Pernah rasa curiga dan iri hati itu muncul meracuni jiwa-jiwa kami. Membuat kami tak bisa tidup memikirkan strategi persaingan esok hari. Sebelum kami sadar bahwa itu semua mencederai persahabatn ini. Kami adalah satu dan harus maju bersama-sama. Apalah gunanya berhasik dan disanjung tapi sahabat kita terinjak-injak harga dirinya. Lalu kami semua kembali ke barisan yang kokoh.
Waktu adalah sebuah keniscayaan. Raga-raga kami harus terpisah karena mimpi-mimpi yang kami gambar di langit ketika itu tidaklah sama. Kami memilih jalan sendiri-sendiri. Melepaskan genggaman tangan yang telah erat oleh waktu, tapi tidak ikatan-ikatan dalam hati kami. Satu janji itu terucap, dimanapun kami berada, lagu rindu itu akan selalu mengingatkan kami tuk mengingat persahabatan ini. Tak ada yang boleh hilang atau terlalu menjauh.
Persabahatan ini bukan hanya cerita yang akan kudongengkan untuk anak cucuku kelak. Di dalamnya ku benar-benar merasakan ikatan itu. Sampai usiaku manua aku akan tetap memaknai persahabatan ini. Tempat dimana aku menemukan kalian, orang-orang yang mewarnai hidupku dengan sejuta warna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: