Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

Be Creative!

on August 21, 2011

Setiap manusia dianugerahi oleh Allah akal, pikiran, dan perasaan. Dengan itu semua manusia mampu berkreasi dan berinovasi bagi perbaikan dirinya. Begitu juga dalam sebuah organisasi. Di dalamnya terdapat manusia-manusia yang mempunyai pikiran dan perasaan yang berbeda-beda dan unik. Dengannya seharusnya sebuah organisasi mampu terus berinovasi bagi perbaikan dirinya maupun kontribusinya bagi masyarakat luas. Hal ini yang sanya dapatkan masih kurang di lingkungan yang saya temui.
Kebanyakan pengurus dalma menyusun prokernya mngacu pada kepengurusan tahun lalu bahkan nyaris sama. Apakah yang terjadi? Tidak inginkah mereka berkembang atau paling tidak punya niat untuk bergerak maju? Saya amati beberapa waktu hampir kegiatan-kegiatan organisasi kampus sama dengan apa yang selalu mereka lakukan. Kalaupun ada perubahan hanya sedikit sekali. Saying prihatin dengan keadaan ini. Perkembangan teknologi dan arus informasi ternyata tidak serta merta meningkatkan kemampuan manusia dalam melakukan inovasi dan rekayasa. Dan saya ingin merubah hal itu. Dengan tidak bermaksud mengubah esensi dari tugas pokok diorganisasi kita isa memvariasikan kegiatan-kegiatan yang dibuat sehingga lebih tepat guna untuk meningkatkan kompetensi pengurus dan mempertegas eksistensi suatu organiasasi.
Kebanyakan proker yang dilakukan hanya bersumber dari asas formalitas. Jika ditilik dari esensi organiasasi sebenarnya adalah untuk memberikan kontribusi bagi orang banyak. Apa-apa yang mereka jalankan selama ini belum tentu seiring dengan apa yang dibutuhkan orlah banyak orang. Maka dari itu diperlukan adanya need-analysis dalam membuat proker sehingga apa-apa yang dilakukan nantinya benar-benar bermanfaat.
Selanjutnya mengenai kompetensi pengurus. Apabila proker yang dibuat selalu sama, kompetensi pengurus tidak akan berkembang. Perlu adanya sebuah ekspansi dan inovasi. Sangat disayangkan apabila orang-orang yang masuk dalam organiasasi tidak mendapatkan pengalaman yang banyak dan bervariasi. Di sisi lain sebuah organisasi mempunyai tanggungjawab untuk bisa memberikan sesuatu yang berbeda pada pengurusnya sehingga berbeda dengan mereka yang tidak mengikuti organiasasi.
Masalah yang dihadapi oleh organisasi umumnya adalah ketakutan untuk gagal. Hal ini ditanggapi secara negative sehingga mengakibatkan mereka takut melakukan perubahan padahal manusia harus senantiasa berubah. Kuncinya kalau kita punya keinginan besar kita akan mempersembahkan usaha yang besar pula, tapi bila keinginan kita hanya kecil-kecil saja yang itulah yang akan didapat. Kalaupun gagal, merak akan bisa belajar dari kegagalan itu dan paling tidak mereka pernah merasakan melakuakn hal-hal besar. Insyaallah tidak akan sia-sia. Kita diberi semua karunia oleh Allah harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: