Stories of a Simple Life

Everyday is a story from which we can learn someday

WIjaya

on August 18, 2011

Untukmu,
Yang bertahan dalam kesabaran di tengah kami yang bimbang
Kita sama dewasa, tapi tak sama dalam merasa dan menghargai
Saudariku, yang selalu menjadi penengah diantara anak-anak kecil berupa dewasa
Mengingatka kami untuk lebih peduli dan menjaga tentara-tentara yang kami panglimai
Aku tak tahu apa yang kau rasakan saat ini,
Mulai lelahkan atau muncul tanda-tanda ingin menyerah
Saudariku, aku tak kunjung berubah meski aku paham
Gurat-gurat kelelahan kerap menggelayut diwajahmu yang selalu tampak ceria
Mungkin juga ragamu yang gesit kini sudah mulai malas membantu kami yang tak jua mengerti
Betapa berat dan pedulinya dirimu terhadap kami,
Saudariku, maafkan aku yang selalu meminta dan meminta
Aku ingin merasakan semuaaaa yang kau rasakan karena kita adalah satu tubuh
Aku mungkin tak segesit dan sesempurna dirimu dalam bekerja,
Ingatkan aku yang sering lalai dan lupa
Istirahatlah saat kau lelah, dan pecutlah kami untuk lebih amanah
Saudariku yang paling mengerti,
Apalah artinya kami semua tanpa sosok dirimu,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: